Kapolda Bali Resmikan Polsek Kota Jembrana

  • Whatsapp
KAPOLDA Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra saat meresmikan Polsek Kota Jembrana, Selasa (27/4/2021). foto: ist

JEMBRANA – Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra meresmikan Polsek Kota Jembrana di Jalan Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Selasa (27/4/2021).

Kapolsek Kota Jembrana dijabat oleh Iptu Putu Budi Santika yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Propam Polres Jembrana.

Bacaan Lainnya

Acara peresmian dihadiri oleh Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa dan pimpinan Forkopimda Jembrana serta kapolsek di wilayah hukum Polres Jembrana.

Kapolda menjelaskan, peresmian Polsek Jembrana merupakan salah satu komitmen Polri untuk selalu meningkatkan pelayanan masyarakat. Mengingat perkembangan situasi tentang pembentukan Kecamatan Jembrana, dipandang perlu untuk menyetarakan struktur agar dibentuk Polsek Jembrana.

“Kabupaten Jembrana sebagai pintu gerbang Bali Barat, sehingga diperlukan back up sistem pengamanan kepolisian yang memadai. Dengan peningkatan status dari Pol Sub Sektor Jembrana menjadi Polsek Jembrana tentu diharapkan memberi pelayanan optimal kepada masyarakat,” kata Irjen Pol. Jayan Danu.

Lebih lanjut Kapolda Bali mengatakan, dengan peningkatan status tersebut, pihaknya juga berharap dapat mencapai peningkatan pelayanan kepolisian lebih dekat kepada masyarakatsehingga layanan kepolisian bisa berjalan lebih optimal.

Disamping itu, juga layanan kepolisian lainnya seperti tilang elektronik (ETLE) dan layanan lainnya juga akan segera dilakukan dan sudah dalam proses. Dia juga mengatakan, meskipun pada intinya di Polsek semua tindak pidana bisa dilakukan penyidikan, namun pada pertimbangan tertentu bisa diambil alih oleh Polres maupun Polda.

Baca juga :  Selly Dijamin Prioritaskan Pemberdayaan Perempuan-Anak di Mataram

Disinggung terkait larangan mudik Idul Fitri atau Lebaran 2021, Irjen Pol. Jayan Danu mengatakan, pengamanan mudik Idul Fitri akan ditekankan pada pos penyekatan. Khusus di Jembrana pos penyekatan akan dibangun di kawasan Terminal Cekik, Gilimanuk.

Pihaknya juga melakukan langkah-langkah dan imbauan agar masyarakat tidak mudik. Apabila memang tidak diizinkan mudik atau ada warga pemudik yang tidak menaati, maka akan dikembalikan baik yang masuk maupun keluar Bali.

Untuk yang masuk Bali sesuai SE Gubernur salah satunya mentaati protokol kesehatan dan rapid antigen. “Kebetulan di sini (Jembrana) perbatasan dengan Jawa, sehingga selain pos penyekatan di Cekik juga ada pos terpadu,” jelasnya.

Sebelumnya, sejak Senin (26/4/2021) Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Adi Wibawa sudah menyampaikan terkait larangan mudik mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Selain Pos Penyekatan Terpadu di Cekik, juga akan didirikan pos-pos pengamanan dari Pekutatan hingga Melaya.

Di antaranya Pos Kebun Karet di Kecamatan Pekutatan; Pos Rambut Siwi di Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo; Pos Banyubiru di Kecamatan Negara; Pos Sumbersari, Kecamatan Melaya serta Pos Pengamanan di depan Pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya.

Setiap kendaraan yang akan memasuki Kelurahan Gilimanuk akan diarahkan menuju Pos Cekik untuk memeriksa pemudik dan memberikan himbauan ke pengguna jalan raya untuk tidak melakukan mudik. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.