Jelang Asian Games 2026, Maria Londa Latihan Fisik di Pantai Sanur

ATLET atletik Maria Londa saat menjalani latihan fisik di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (16/7/2026). foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Atlet atletik Maria Natalia Londa memperkuat fisik menjelang Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang 2026 melalui latihan mandiri di Pantai Sanur, Denpasar, Bali.

Maria memperkuat ketahanan dan kekuatan kaki serta keseimbangan tubuh dengan didampingi pelatih yang juga suaminya, Made Sukariata. “Persiapan sudah 80 persen. Tinggal sekarang fokus perbaikan teknik dan terus melatih mentalitas,” kata Maria ditemui saat latihan fisik di Pantai Sanur, Denpasar, Kamis (16/7/2027).

Read More

Ia mengaku latihan fisik enam hari dalam satu minggu sebanyak dua kali yakni pagi sekitar pukul 08.00 dan sore sekira pukul 16.00 WITA. Atlet kelahiran Denpasar, akan berusia 36 tahun pada Oktober 2026, itu turun pada nomor lompat jangkit dengan target meraih medali.

Partisipasi Maria dalam Asian Games 2026 akan menjadi yang keempat menyusul Asian Games pada 2014 di Incheon, Korea Selatan, 2018 di Jakarta dan Palembang, Indonesia, serta di Hangzhou, China pada 2023.

Terakhir, ia meraih medali emas di Asian Games 2014 pada nomor lompat jauh dan medali emas pada nomor lompat jangkit di SEA Games 2025 Bangkok, Thailand.

“Saat ini, saya fokus ke lompat jangkit, karena memang mengejar sentimeter di lompat jangkit lebih memungkinkan dibanding lompat jauh,” ucap Maria Londa, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Maria optimistis meraih medali pada ajang terbesar di Asia empat tahun sekali itu, meski mengakui kompetisi semakin ketat dengan kehadiran atlet muda di antaranya dari Uzbekistan.

Ia berencana pensiun dan menjadikan Asian Games 2026 menjadi kompetisi yang terakhir diikuti karena secara usia sudah tergolong atlet senior, mencapai batas terakhir di atas usia 35 tahun.

“Itu akan menjadi pertandingan terakhir saya untuk skala nasional maupun internasional, karena di Indonesia saya sudah tidak boleh berlomba lagi kan, karena ada batasan usia di cabang atletik itu di usia 35 tahun,” pungkas Maria Londa. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.