MATARAM – Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lombok Timur dirusak orang tidak dikenal, Jumat (17/12/2021) malam.
Hingga kini kondisi kantor partai berlambang kabah itu menyedihkan, karena tembok dicoret dengan kata-kata tidak enak dibaca. Genteng kantor juga terlihat pecah, dan pecahannya berserakan di halaman kantor, kemungkinan akibat dilempari batu. Bendera partai juga dirobek.
Ketua DPW PPP NTB, Muzihir, yang dimintai tanggapan terkait perusakan kantor DPC PPP Lotim, mengaku menerima laporan insiden tersebut.
Pihaknya sudah memerintahkan pengurus dan semua anggota DPRD dari PPP di Lombok Timur untuk mengambil langkah tegas. “Kami sudah perintah pengurus partai dan fraksi untuk melapor ke polisi,” katanya, Selasa (21/12/2021).
Anggota DPRD NTB itu mengklaim tahu siapa aktor di balik kasus perusakan tersebut. Sayang, dia tak merinci lebih jauh siapa orang yang dimaksud.
”Pastinya kami sudah tahu aktornya, makanya kami laporkan. Masa kantor yang benda mati jadi sasaran kalau tidak puas dengan keputusan partai? Yang begini enggak baik, seharusnya ada mekanisme yang dilakukan,” kata Muzihir menggerutu.
Informasi yang diendus wartawan menyebutkan, perusakan kantor DPC PPP Lotim diduga dilakukan pada Jumat malam (17/12) lalu. Saat itu kantor memang dalam keadaan sepi. rul























