Kambuh, ODGJ Diamankan Satpol PP Karangasem

SATPOL PP Kabupaten Karangasem saat mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), I Wayan Setiawan, Senin (10/4/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karangasem mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), I Wayan Setiawan, Senin (10/4/2023). Setelah diamankan, pemuda asal Banjar Dinas Bukit Kangin, Desa Tenganan, Karangasem itu dibawa ke RSJ Provinsi di Kabupaten Bangli.

Ibu dari Wayan Setiawan, yakni Ni Wage, mengaku tidak tahu kenapa kejiwaannya anaknya kembali kambuh. Dia berujar anaknya selama ini rutin berobat ke RSJ Bangli. “Selama ini anak saya rutin minum obat, tapi saya tidak tahu kenapa bisa kumat lagi,” ujarnya.

Read More

Lebih jauh diuraikan, meski polos, selama ini kejiwaan anaknya kambuh selama tiga kali. Sebelumnya Setiawan sempat ikut dirinya bekerja ke sawah. “Selama ini polos, tidak pernah ngamuk-ngamuk,” katanya.

Gangguan jiwa anaknya mulai sejak SD kelas 2 lalu. Jelas dia, anaknya sering berantem di sekolah, tapi dia tidak pernah tahu. “Karena sering berantem, makanya anak saya diancam. Dan, setelah itulah kejiwaan anak saya terganggu,” imbuhnya.

JF Satpol PP Ahli Pertama, Nengah Selamat, mengatakan, begitu menerima adanya laporan ODGJ ngamuk, tim langsung bergerak menuju lokasi. “ODGJ ini telah diamankan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat desa setempat. Selanjutnya langsung kita bawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi di Bangli,’’ pungkasnya.

Rahmat, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap berjalan telanjang di seputaran Kota Amlapura, akhirnya diserahkan pihak keluarga kepada pemerintah untuk ditangani lebih lanjut.

“Hasil rapat tadi di Kantor Camat Bebandem bersama Kadis Sosial dan instansi terkait, memutuskan ODGJ bernama Rahmat asal Saren Jawa, Desa Budakeling, Bebandem diserahkan keluarganya kepada pemerintah untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” kata Kasatpol PP Karangasem, I Ketut Arta Sedana, Senin (10/4/2023).

Setelah diserahkan, Rahmat kemudian langsung dijemput petugas Satpol PP dan Dinsos Karangasem di rumahnya. Selanjutnya dibawa ke RSUD Karangasem dan dikirim ke RSJ Bangli. Sebelumnya, Rahmat juga sempat diamankan oleh warga di Terminal Amlapura karena cukup meresahkan. Saat ditangkap, kondisi Rahmat juga sedang telanjang.

Tak hanya sekali, beberapa kali Rahmat ditangkap polisi maupun warga dan diantarkan Satpol PP pulang ke rumah. Namun, beberapa hari kemudian dia keluyuran lagi. “Di rumah cuma ada ibunya saja yang sakit-sakitan, sedangkan bapaknya meninggalkan rumahnya sejak Rahmat masih kecil,” pungkas Arta Sedana. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.