Kabar Gembira, Universitas Udayana Siap Tampung Atlet Taekwondo Kuliah, Ini Syaratnya!

WAKIL Rektor IV Unud, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes (kanan) berbincang dengan Ketua Umum Pengprov TI Bali Ir. AAP. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., PhD (kiri) dan Ketua Umum Pengkot TI Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Harta, disela-sela pembukaan Kejurnas Taekwondo Wilayah 6 dan Bali Open Championship, di GOR Widya Sabha Universitas Udayana (Unud), di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (8/7/2023). foto : yes

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Kabar gembira berhembus dari kampus Universtas Udayana (Unud). Saah satu perguruan tinggi negeri elit ini siap menampung atlet taekwondo jika ingin melanjutkan pendidikan (kuliah).

Hal itu diungkapkan Wakil Rektor IV Unud, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes, mewakili Rektor Unud saat memberi sambutan pada pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Wilayah 6 dan Bali Open Championship, di GOR Widya Sabha Universitas Udayana (Unud), di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (8/7/2023).

Read More

Sebagaimana diketahui, Unud mendukung penuh dengan memberikan fasilitas GOR Widya Sabha di kampus Jimbaran sebagai tempat pelaksanaan Kejurnas Taekwondo Wilayah 6 dan Bali Open Championship 2023. ‘Unud juga siap memberikan kesempatan atlet taekwondo melanjutkan kuliah,” ungkap Prof Adiatmika.

Memang harus diakui, banyak atlet dari segala cabang olahraga, kesulitan menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur akademik. Maklumlah, mungkin waktu mereka habis untuk latihan sehingga agak berkurang di bidang akademik.

Namun jangan khawatir, karena pihak Unud kini membuka ruang bagi mereka terutama atlet taekwondo yang ingin melanjutkan kuliah. Namun tidak sembarangan atlet yang bisa diterima, ada beberapa persyaratan penting yang harus dipenuhi.

Disambangi posmerdeka.com usai acara pembukaan, Prof Adiatmika mengungkap sejumlah persyaratan penting yang harus dipenuhi si atlet. ”Ya, minimal berprestasi nasional (juara kejurnas atau PON). Kita akan siapkan masuk Unud melalui kuota jalur prestasi. Jalur prestasi ada dua, seni dan olahraga,” ungkap Prof. Adiatmika, yang juga pengurus KONI Bali (bidang Litbang).

”Syarat lainnya, kalau sudah diterima harus tetap latihan, karena Unud juga membutuhkan prestasinya dalam menghadapi even-even kemahasiswaan seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas),” sebut Prof.Adiatmika, yang diamini Ketua Umum Pengprov TI Bali Ir. AAP. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., PhD dan Ketua Umum Pengkot TI Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Harta,

Ketua Umum Pengprov TI Bali Ir. AAP. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., PhD yang juga dosen Unud menambahkan, program jalur prestasi bagi atlet ini sudah berjalan di kampus Unud dari tahun sebelumnya.

”Semoga program Unud ini semakin memotivasi atlet-atlet taekwondo Bali untuk berlomba-limba meraih prestasi nasional bahkan internasional. Program ini juga sangat menguntungkan Pengprov TI Bali,” pungkasnya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.