POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Dua kursi anggota DPRD Gianyar hingga Senin (5/10/2026) masih kosong. Kursi dari Fraksi PDIP dan Fraksi Golkar tersebut ditinggalkan masing-masing anggotanya yang meninggal dunia. Proses Penggantian Antarwaktu (PAW) hingga kini belum tuntas.
Dua kursi tersebut sebelumnya ditempati I Gusti Ngurah Yasa dari Fraksi PDIP, dan I Wayan Gede Sudarta dari Fraksi Golkar. Sekretariat DPRD Gianyar masih menunggu proses pengajuan dan administrasi PAW dari masing-masing partai politik.
Untuk kursi yang ditinggalkan Ngurah Yasa, nama I Made Wardana alias Dek War digadang-gadang menjadi calon pengganti. Pada Pileg 2024, politikus asal Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh itu meraih 2.430 suara. Dek War bukan wajah baru di DPRD Gianyar. Ia tercatat pernah tiga periode menjadi anggota legislatif, bahkan pernah dipercaya menduduki posisi Ketua DPRD Gianyar.
Ngurah Yasa sendiri meninggal dunia pada 1 Juni 2026 setelah menjalani perawatan di RSUD Sanjiwani. Selain sebagai anggota DPRD Gianyar, mendiang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Bendesa Boda, Kecamatan Blahbatuh.
Sementara itu, kursi yang ditinggalkan Gede Sudarta dari Fraksi Golkar disebut akan diisi I Kadek Era Sukadana. Pada Pileg 2024, Dek Era meraih 3.666 suara dari Dapil Ubud.
Dek Era juga bukan pendatang baru di lembaga legislatif Gianyar. Ia pernah menjadi anggota DPRD Gianyar periode 2014-2019. Sebelum proses PAW bergulir, ia juga pernah dipercaya memimpin DPD II Partai Golkar Gianyar.
Gede Sudarta meninggal dunia pada 26 Juli 2026 saat menjalani perawatan akibat penyakit paru-paru di salah satu rumah sakit di Malaysia. Politikus Golkar itu meninggal pada usia 54 tahun.
Dikonfirmasi terkait proses PAW, Kadek Era Sukadana membenarkan dirinya dipersiapkan untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Gede Sudarta. Dia menyatakan surat dari DPP Partai Golkar terkait proses PAW telah turun dan selanjutnya diserahkan kepada jajaran Golkar Bali.
“Surat dari pusat sudah diserahkan ke Pak Ketua, Pak Demer. Saat ini hanya tinggal menunggu surat diproses ke DPRD,” jelasnya.
Dia pun mengaku siap jika mendapat penugasan dari partai untuk kembali duduk sebagai anggota DPRD Gianyar. “Tentu harus siap, apapun perintah partai Pak Dek harus siap,” tegasnya memungkasi. adi
























