POSMERDEKA.COM, BANGLI – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 4 Bangli menunjukkan ketimpangan minat antarjurusan. Jika program keahlian perhotelan dan kuliner kebanjiran peminat, sejumlah jurusan lain justru masih kekurangan pendaftar.
Kepala SMKN 4 Bangli, I Wayan Suparta, Minggu (21/6/2026), mengatakan, jurusan perhotelan dan kuliner masih menjadi pilihan utama calon siswa. Bahkan, sekolah terpaksa menolak puluhan pendaftar karena kuota yang tersedia telah terpenuhi.
“Untuk jurusan perhotelan dan kuliner, jumlah pendaftar yang tidak bisa tertampung mencapai 75 hingga 100 orang,” ujarnya.
Sebaliknya, beberapa program keahlian masih minim peminat. Jurusan pedalangan baru diminati dua pendaftar, seni tari empat orang, kafe lima orang, dan tata kecantikan 11 orang. “Dari fakta ini terlihat perhotelan dan kuliner masih mendominasi pilihan calon siswa,” sambungnya.
Suparta menjelaskan, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026, termasuk membuka posko layanan informasi guna membantu calon siswa dan orang tua selama proses pendaftaran. Menurutnya, SMKN 4 Bangli tahun ini membuka 18 rombongan belajar (rombel), terdiri atas tujuh rombel perhotelan, enam rombel kuliner, serta masing-masing satu rombel untuk tata kecantikan, seni tari, desain komunikasi visual (DKV), kafe, dan pedalangan. Setiap rombel memiliki kapasitas maksimal 36 siswa.
Lebih jauh disampaikan, jumlah pendaftar di SMKN 4 Bangli cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Adapun pelaksanaan SPMB tetap mengacu pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali.
“Kami sudah menyiapkan berbagai layanan agar proses SPMB berjalan lancar dan masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ujarnya. gia























