Desa Bukian Bidik Predikat Kampung Bebas Narkoba

DESA Bukian, Kecamatan Payangan, menjadi lokasi penilaian Lomba Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) yang dilaksanakan Tim Penilai Polda Bali bersama Satresnarkoba Polres Gianyar, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Foto: ist
DESA Bukian, Kecamatan Payangan, menjadi lokasi penilaian Lomba Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) yang dilaksanakan Tim Penilai Polda Bali bersama Satresnarkoba Polres Gianyar, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Desa Bukian, Kecamatan Payangan, menjadi lokasi penilaian Lomba Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) yang dilaksanakan Tim Penilai Polda Bali bersama Satresnarkoba Polres Gianyar, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Bukian itu dihadiri tim penilai dari Polda Bali, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar, pemerintah desa, serta jajaran Satresnarkoba Polres Gianyar.

Kasat Reserse Narkoba Polres Gianyar, Iptu I Nyoman Agus Putra Ardiana, mengatakan, keikutsertaan Desa Bukian dalam lomba tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah desa, BNN, dan masyarakat dalam upaya mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. “Ini merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah desa, BNN, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).

Read More

Dalam kegiatan tersebut, tim penilai memberikan arahan terkait indikator penilaian. Pula menegaskan program Kampung Bebas dari Narkoba tidak hanya menitikberatkan pada kelengkapan administrasi, juga pada kemampuan masyarakat membangun ketahanan sosial, dalam mencegah penyalahgunaan narkoba secara berkelanjutan.

Usai sesi pemaparan, tim juri melakukan verifikasi lapangan dengan meninjau sejumlah fasilitas pendukung program KBDN, di antaranya Pusat Informasi Anti-Narkoba, dan ruang pelayanan masyarakat yang terintegrasi dengan kegiatan edukasi serta pencegahan narkoba. Menurut Ardiana, keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba sejak tingkat desa.

“Kami berharap Desa Bukian dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan tangguh terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba, pesannya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.