Juni, Kepastian Dapil-Alokasi Kursi DPRD Kabupaten

ANGGOTA KPU Bali, I Gede John Darmawan. Foto: hen

DENPASAR – Wacana adanya penambahan kursi DPRD untuk di kabupaten yang mengalami penambahan jumlah penduduk secara signifikan, baru akan dapat dipastikan pada Juni mendatang. Hal tersebut berkesesuaian dengan penyerahan agregat data kependudukan (DAK) 2 sebagai landasan penentuan daerah pemilihan (dapil).

Demikian diutarakan anggota KPU Bali, I Gede John Darmawan, Selasa (12/4/2022). Kata dia, menurut Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu, tahapan Pemilu dijalankan selama 20 bulan dari hari pemungutan suara.

Bacaan Lainnya

Karena hari pencoblosan ditetapkan pada 14 Februari 2024, maka hitungan mundurnya adalah 14 Juni 2022 sebagai titik awal dimulainya tahapan Pemilu 2024. “Tanggal 14 Juni nanti dimulai penyerahan DAK 2 sebagai dasar penentuan dapil,” sebut mantan Ketua KPU Denpasar tersebut.

Lebih jauh diutarakan, dari DAK 2 tersebut dapat diketahui berapa jumlah kursi di DPRD, berapa alokasi setiap dapil, bagaimana pembagiannya, dan lain-lain.

Misalnya Kabupaten Badung yang saat ini penduduknya dikatakan di atas 500 ribu jiwa, maka akan terjadi penambahan kursi DPRD menjadi 45 kursi. Jika jumlahnya tidak melebihi 500 ribu, maka kursi parlemen tetap 40.

Kabupaten Gianyar juga disebut-sebut berpeluang ada penambahan kursi, karena jumlah penduduk melebihi 500 ribu jiwa.

Baca juga :  Disbud Badung Minta Prajuru “Jagra”, Antisipasi Pencurian di Pura

“Sebenarnya jika melihat jumlah pemilih saja, ada kemungkinan penduduk Badung memang lebih dari 500 ribu jiwa. Namun, kita harus pastikan dulu benar atau tidak segitu jumlahnya, karena berkorelasi dengan penambahan kursi legislatifnya. Sementara data kependudukan itu masih di Adminduk Kemendagri,” tegasnya.

Selain soal penentuan dapil, John berkata masih menunggu PKPU mengenai tahapan Pemilu 2024. Sebab, regulasi itu terkait dengan penggunaan Sipol, Sidalih dan aplikasi lain untuk digitalisasi dan memudahkan pelayanan KPU kepada masyarakat. Tanpa PKPU yang mengatur, semua terobosan dan inovasi digital tersebut tidak dapat digunakan untuk melancarkan Pemilu.

Sebelumnya, Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta, menyebut kemungkinan kursi DPRD Badung bertambah menjadi 45 pada Pemilu 2024. Hal itu dilontarkan usai audiensi dengan Sekda Badung, Senin (30/8/2021) lalu.

Pertemuan jajaran KPU Badung dengan Sekda Badung itu untuk menindaklanjuti surat KPU RI Nomor 754 terkait pendataan administrasi wilayah menyongsong Pemilu 2024. Penekanan surat itu yakni memastikan ada atau tidaknya pemekaran suatu kabupaten/kota terkait pendataan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2024. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.