Juni 2021, Pemilih di Tabanan Bertambah 2.384

  • Whatsapp
KETUA KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa; menyerahkan hasil Rakor PDPB kepada Ketua Bawaslu Tabanan, I Made Rumada, Selasa (29/6/2021). Hasil yang sama juga diberikan kepada masing-masing undangan. Foto: ist
KETUA KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa; menyerahkan hasil Rakor PDPB kepada Ketua Bawaslu Tabanan, I Made Rumada, Selasa (29/6/2021). Hasil yang sama juga diberikan kepada masing-masing undangan. Foto: ist

TABANAN – Daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada Tabanan 2020 lalu berjumlah 362.813 pemilih. Kini, hingga Juni 2021, jumlah pemilih bertambah 2.384 orang, sehingga tercatat ada 365.197 pemilih dengan 179.502 laki-laki dan 185.695 perempuan. Hal itu terungkap dalam Rakor Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) oleh KPU Tabanan, Selasa (29/6/2021) yang melibatkan Bawaslu, Disdukcapil, hingga pengurus partai politik di Tabanan.

Menurut Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, lembaganya secara simultan melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, dengan melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat. “Dalam PDPB, kami senantiasa melibatkan semua pihak, sehingga kami berharap daftar pemilih yang dihasilkan adalah data pemilih yang berkualitas, yang memenuhi unsur akurat, mutakhir, dan komprehensif. Kami berharap partisipasi aktif semua pihak, agar data pemilih tidak lagi jadi masalah dalam gugatan pemilu,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Tabanan, I Ketut Sugina, menjelaskan proses data pemilih pada Juni 2021. Mulai dari proses DPT 2020, kemudian rekapitulasi Februari, Maret, April, Mei, dan hingga saat rakor pada Juni 2021. “Prinsip PDPB ini adalah memasukkan pemilih baru yang telah memenuhi syarat, mencoret data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, serta melakukan perbaikan data pemilih yang keliru, sehingga apa yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” urainya.

Baca juga :  Bupati Tabanan Tutup Fasilitas Umum, Upaya Putus Penyebaran Covid-19

Terkait penambahan jumlah pemilih sebanyak 2.384 orang, Sugina berujar semua itu berproses dari data yang didapat dari berbagai sumber, seperti Disdukcapil, sekolah-sekolah, aparat desa, hingga masyarakat luas. Jika dibandingkan dengan DPT pada saat Pilkada Tabanan 2020 lalu, memang secara global ada penambahan sebanyak 2.384 pemilih. Namun, jika dibandingkan dengan PDPB bulan sebelumnya, justru terjadi pengurangan sebanyak 82 pemilih.

Ketika PDPB Mei 2021, jelasnya, jumlah pemilih mencapai 365.279 orang. Kemudian pada Juni ini ada penambahan pemilih baru sebanyak 16 orang, dan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 98 orang. Jadi, PDPB Juni 2021 adalah 365.279 pemilih, ditambah pemilih baru sebanyak 16 pemilih dan dikurangi pemilih yang TMS sebanyak 98 pemilih. Hasilnya, PDPB pada Juni 2021 hanya 365.197 pemilih.

“Data itu berproses. Data yang kami dapatkan dari berbagai pihak disinkronkan dengan Disdukcapil dan juga DPT sebelumnya. Apa yang dihasilkan saat ini betul-betul melalui skrining yang panjang,” bebernya.

Namun, dia mengakui bisa jadi masih ada warga yang belum terdaftar, atau data pemilih yang seharusnya sudah TMS. Menurutnya, itulah yang dibutuhkan dari peran serta semua pihak, agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

Ketua Bawaslu Tabanan, I Made Rumada, menegaskan lembaganya akan terus mengawal pemutakhiran data pemilih yang dilakukan KPU Tabanan. “Jadi, apa yang dihasilkan KPU Tabanan ini akan terus kami kawal. Caranya akan kami lakukan faktual, apakah benar pemilih yang dikatakan TMS itu benar-benar TMS. Intinya, kami memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan daftar pemilih yang lebih berkualitas,” tegasnya.

Baca juga :  Klungkung Raih Dua Penghargaan Pesona Indonesia 2020

Beberapa perwakilan partai politik seperti I Gusti Nyoman Omardani dari PDIP, I Made Arjana (Golkar), dan A. Aziz (PKS), mengapresiasi apa yang dilakukan KPU Tabanan. Mereka berharap daftar pemilih tidak lagi jadi permasalahan krusial. Pada akhir acara, KPU Tabanan menyerahkan hasil rakor, yang dituangkan dalam berita acara kepada masing-masing undangan. gap


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.