Jaya Negara Buka Musrenbang RKPD Kota Denpasar Tahun 2022

  • Whatsapp
WALI Kota Jaya Negara saat membuka Musrenbang RKPD Kota Denpasar Tahun 2022 secara virtual dari Gedung Sewaka Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Selasa (30/3/2021). foto: ist

”Wujudkan Keterpaduan dan Sinergisitas Perencanaan Capai Sasaran Pembangunan”

DENPASAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Denpasar tahun 2022, Selasa (30/3/2021). Kegiatan yang bertujuan menciptakan keterpaduan dan sinergitas perencanaan di berbagai bidang pembangunan ini, dibuka Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara secara virtual dari Graha Sewaka Dharma.

Bacaan Lainnya

Pemnukaan Musrenbang yang akan berlangung hingga 2, juga dihadiri secara virtual, Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua DPRD Denpasar, Pj. Sekda Denpasar, I Made Toya Ketua TP.PKK, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama seluruh undangan yang terdiri atas Forkompinda, Kelompok Ahli Pembangunan, Akademisi, serta unsur lainya yang berjumlah sedikitnya 150 peserta.

Kepala Bappeda Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma saat diwawancarai menjelaskan, Musrenbang RKPD merupakan kegiatan rutin yang dilaksnakan setiap tahun guna membahasa serta memusyawarahkan program pembangunan.

RangkaianMusrenbang ini telah dilaksanakan mulai dari Musrenbang Desa/Kelurahan, Kecamatan, Forum Konsultasi Publik, Forum Perangkat Daerah dan dilanjutkan dengan Musrenbang RKPD Tahun 2022. Adapun tema yang diangkat tahun ini yakni ‘Penguatan Ketahanan Sosial dan Ekonomi Menuju Denpasar Maju’.

”Musrenbang RKPD Tahun 2022 ini dilaksanakan guna menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas yang sejalan dengan perencanaan pembangunan di tingkat provinsi guna mewujudkan visi Denpasar sebagai kota kreatir berbasis budaya menuju Denpasar Maju,” jelasnya.

Baca juga :  Satu PMI Menginfeksi Delapan Orang di Bangli

Lebih lanjut dikatakan, Musrenbang kali ini membahas sedikitnya 179 program yang dituangkan dalam 440 kegiatan dan 1.073 sub kegiatan. Hal in meliputi Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia sebanyak 73 program yang dituangkan ke dalam 214 kegiatan.

Bidang Perekonomian dan SDA sebanyak 53 program yang dituangkan ke dalam 110 kegiatan. Dan Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah sebanyak 53 program yang dituangkan ke dalam 116 kegiatan.

“Sasaran yang diharapkan dari Musrenbang RKPD Denpasar Tahun 2022 yakni keterpaduan dan sinergisitas perencanaan di berbagai bidang pembangunan, sehingga upaya untuk mencapai sasaran-sasaran pembangunan daerah yang tertuang dalam komitmen perencanaan daerah dan usaha memecahkan berbagai masalah pembangunan didaerah dapat lebih efektif,” ujarnya.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, Musrenbang RKPD merupakan ajang utuk mengiventarisasi program prioritas pembangunan di Kota Denpasar. Sehingga kedepanya dapat tersusun program prioritas yang sesuai dengan Visi Denpasar Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

Dijelaskan Jaya Negara, pandemi Covid-19 yang melanda dunia dari awal tahun 2020 sangat mempengaruhi perencanaan pembangunan Kota Denpasar Tahun 2022. “Penyusunan RKPD 2022 harus lebih cermat dan terintegrasi sehingga mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi Kota Denpasar,” ujarnya.

Jaya Negara menekankan, di tahun 2022, penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi masyarakat tetap menjadi skala prioritas jangka pendek. Hal ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan dengan ketat melalui 3M dan 3T yang merupakan satu kesatuan untuk memutus rantai penularan covid-19.

Baca juga :  Satgas Buleleng Jajaki PHRI, Sejumlah Hotel Siap Isolasi Pasien OTG-GR Covid-19

Selain itu, pihaknya juga menggenjot upaya pemulihan ekonomi masa pandemi Covid-19 melalui stimulus perekonomian, pelatihan bagi tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja melalui Program Inkubator Pandemi (PIP), fasilitasi pemberian modal kerja (sinergitas dengan BPD dan Jamkrida).

“Setelah lolos dari PIP, pendampingan bagi UMKM untuk pengembangan produk berstandar ekspor, menyiapkan e-marketplace, optimalisasi DNA sebagai ruang bagi startup Denpasar untuk mengembangkan kreatifitasnya dan berbagai program pemulihan ekonomi lainnya,” ujar Jaya Negara.

Dengan besarnya potensi SDM yang dimiliki, lanjut Jaya Negara, pertumbuhan ekonomi kreatif yang akan digawangi anak-anak muda, diharapkan dapat meningkatkan pemulihan perputaran roda perekonomian di Kota Denpasar, selain pariwisata yang selama ini menjadi sektor utama pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar.

“Saya berharap melalui penyelenggaraan Musrenbang RKPD ini, akan tercipta diskusi dan pemikiran yang inovatif dan kreatif dari seluruh pemangku kepentingan, sehingga dapat tersusun dokumen perencanaan pembangunan yang secara komperehensif mampu menjawab berbagai permasalahan pembangunan di Kota Denpasar,” pungkasnya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.