GIANYAR – Ni Made Rumrum (74), asal Banjar Roban, Kelusa, Payangan, Gianyar, Bali, jatuh ke sumur sedalam 25 meter, Minggu (25/4/2021). Dia baru ditemukan berselang lima jam kemudian dalam kondisi tewas.
Berdasarkan keterangan Ni Wayan Warsi, menantu korban, sekitar pukul 03.00 dia mendengar suara benda jatuh. Namun, dia tidak memeriksa keluar rumah dan melanjutkan tidur di rumah sebelah barat.
Sekitar pukul 08.00, I Made Parta yang merupakan anak korban mengecek ibunya ke kamarnya di Bale Daja. Sebab, biasanya pada jam seperti itu korban sudah bangun dan beraktivitas di sekitar rumah.
Setelah dicari ke kamar, ternyata korban tidak ada di dalamnya. Setelah itu mereka mencari korban dan curiga bahwa korban jatuh ke dalam sumur, karena mendengar suara benda jatuh.
Setelah melihat ke dalam sumur, terlihat ada bayangan pakaian mengambang. Temuan itu bergegas dilaporkan ke Kadus Roban, kemudian dilaporkan ke Polsek Payangan.
Tak lama berselang Polsek Payangan datang dan berupaya melakukan evakuasi bersama Basarnas, SAR Polda Bali, BPBD Gianyar dan PMI Gianyar. “Korban berhasil dievakuasi pukul 11.45,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibia Presasta.
Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya, menambahkan, pihak keluarga sudah ikhlas menerima musibah ini. Karena itu mereka minta tidak dilanjutkan pada tindakan otopsi untuk mengetahui sebab meninggalnya korban. “Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah,” tandasnya. adi
























