KARANGASEM – Puluhan lubang menghiasi sepanjang jalan jalur Jalan Kartini, Dusun Belong, Kelurahan Karangasem menuju jalur Penaban, Tiying Tali, Dusun Waliyang, Desa Abang, Dusun Abang Kelod. Kendati banyak keluhan warga, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan jalan kabupaten itu akan diperbaiki.
Berdasarkan pantauan, terhitung lebih dari 50 lubang di sepanjang ruas jalan tersebut dengan kondisi lumayan lebar. Ada juga lubang yang kecil-kecil, yang kemungkinan akan membesar lantaran sekarang sering turun hujan.
Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana, mengakui banyak jalan yang rusak di kawasan Dusun Abang Kelod dan Dusun Waliyang. Kata dia, jalannya sudah lama, dan badan jalan menyempit. Jika mobil berpapasan, sopirnya harus sangat berhati-hati karena jalan sudah agak sempit. Belum lagi menghindari titik lubang jalan yang rusak.
“Selama ini belum sih sampai ada korban kecelakaan dengan kondisi jalan seperti ini ya, karena pengendara juga sangat berhati-hati di kondisi jalan seperti ini,” ucapnya, Senin (22/3/2021).
Sutirtayana melanjutkan, sekira dua bulan lalu warga Dusun Waliyang sempat berinisiatif menambal lubang jalan dengan bahan cor. Tujuannya untuk menjaga keamanan para pengendara, karena di kawasan tersebut kondisi jalan banyak lubang akibat air hujan. Dalam kondisi sekarang, dia mendaku hanya bisa menunggu kebijakan pemerintah untuk perbaikan infrastruktur jalan tersebut.
“Memang sih tidak di sini saja ada kondisi jalan rusak, yang lainnya pasti ada di seputaran Karangasem. Mungkin juga ada unsur skala prioritasnya, sehingga dipilah yang mana akan didahulukan untuk ditangani,” duganya.
Seorang yang enggan disebut namanya menambahkan, situasi jalan di Abang Kelod tembus ke Belong seharusnya segera mendapat sentuhan pemerintah. Meski tidak dilakukan pengaspalan ulang, minimal perawatan seperti ditambah dengan aspal lubangnya. Pada malam hari, jelasnya, jalur di sana gelap tanpa penerangan jalan. Kondisi cukup membahayakan pengendara yang melintas, karena lubangnya banyak.
“Jalur ini sangat strategis, terutama ketika ada yang hendak bawa pasien ke rumah sakit Karangasem. Kebanyakan mereka lewat jalur Abang-Tiyingtali-Belong ini karena lebih dekat memotong jalan,” ungkapnya.
“Kami sebagai warga kan hanya bisa mengeluh saja. Soal mekanisme apakah dilakukan perbaikan atau bagaimana, saya juga belum tahu. Yang inginkan pasti jalan ini harus diperbaiki demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” pintanya. nad























