Jalan Jebol di Tumbu Karangasem, 20 KK Sempat Terisolir

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem pada Minggu (15/3/2026) mengakibatkan jalan kabupaten di sebelah timur Taman Ujung menuju Banjar Dinas Ujung Tengah dan Ujung Mantri, jebol hingga terputus. Foto: ist
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem pada Minggu (15/3/2026) mengakibatkan jalan kabupaten di sebelah timur Taman Ujung menuju Banjar Dinas Ujung Tengah dan Ujung Mantri, jebol hingga terputus. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem pada Minggu (15/3/2026) mengakibatkan jalan kabupaten di sebelah timur Taman Ujung menuju Banjar Dinas Ujung Tengah dan Ujung Mantri, jebol hingga terputus. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.20 Wita di Banjar Dinas Ujung Tengah, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem. Akibatnya, akses utama warga tidak dapat dilalui kendaraan sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Kepala Dusun Ujung Tengah, Putu Suantara, melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Ia menyebutkan sekitar 20 kepala keluarga sempat terisolir karena tidak adanya jalur alternatif menuju wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karangasem langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen bersama tiga personel Tim Reaksi Cepat (TRC).

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan, pihaknya segera melakukan pengecekan di lapangan setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima informasi dari perangkat desa, tim TRC BPBD Karangasem langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen. Hasil sementara menunjukkan badan jalan jebol akibat derasnya aliran air saat hujan lebat. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Proses asesmen dilakukan mulai pukul 17.50 hingga 18.10 Wita. Sementara menunggu penanganan lebih lanjut, warga setempat membuat akses darurat menggunakan papan kayu agar masyarakat masih dapat melintas secara terbatas.

BPBD Karangasem juga telah meneruskan laporan kejadian tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karangasem untuk penanganan lebih lanjut. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses