Antrean Menuju Pelabuhan Gilimanuk Capai 33 Km

ARUS mudik dari Bali menuju pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana mengalami kepadatan ekstrem. Bahkan, antrean kendaraan mengular hingga wilayah Kecamatan Negara, atau sepanjang 33 kilometer. Foto: ist
ARUS mudik dari Bali menuju pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana mengalami kepadatan ekstrem. Bahkan, antrean kendaraan mengular hingga wilayah Kecamatan Negara, atau sepanjang 33 kilometer. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, JEMBRANA – Arus mudik dari Bali menuju pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana mengalami kepadatan ekstrem. Bahkan, antrean kendaraan mengular hingga wilayah Kecamatan Negara, atau sepanjang 33 kilometer. Kondisi ini menjadikannya antrean terpanjang dalam sejarah arus mudik di Kabupaten Jembrana.

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, mengatakan bahwa kondisi arus mudik saat ini sangat padat dan menjadi perhatian bersama. “Untuk arus mudik hari ini sangat padat karena antrean kendaraan sudah sampai ke Kecamatan Negara,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, AKBP Citra mengatakan, para pemudik juga diingatkan untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan, mengingat cuaca cukup panas dan perjalanan menuju pelabuhan membutuhkan waktu yang panjang. “Kami mengimbau kepada para pemudik, karena cuaca cukup panas, di sepanjang jalur Gilimanuk – Denpasar khususnya di wilayah Jembrana terdapat sejumlah tempat yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat sementara, seperti masjid maupun rumah makan sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Kapolres.

Sementara,  Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale mengatakan, peningkatan pergerakan kendaraan terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat dan kendaraan logistik yang hendak menyeberang menjelang penutupan layanan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi pada 18–20 Maret 2026.

“ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian pengguna jasa. Peningkatan pergerakan kendaraan terjadi karena tingginya antusiasme masyarakat dan kendaraan logistik yang menyeberang dari Bali menuju Jawa menjelang penutupan layanan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi,” ujarnya.

Untuk menjaga ritme layanan tetap optimal, ASDP menambah tujuh kapal dari pola operasional normal yang berjumlah 28 kapal. Dengan demikian, saat ini total 35 kapal beroperasi secara bergantian selama 24 jam di lintasan Ketapang – Gilimanuk.“Dengan armada yang bergerak nonstop, kapasitas angkut meningkat sehingga proses penyeberangan dapat berlangsung lebih cepat dan antrean kendaraan dapat terurai secara bertahap,” jelasnya.

Selain penambahan armada, enam kapal juga menerapkan pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk mempercepat siklus layanan kapal di pelabuhan. “Dalam pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan proses bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan,” pungkasnya.

Di sisi lain, Polda Bali bersama Polres Jembrana serta instansi terkait melakukan pengaturan serta rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan yang memicu terjadinya antrean di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. “Kepadatan arus lalu lintas tersebut didominasi kendaraan truk serta kendaraan roda empat milik pemudik yang hendak menyeberang menuju Pulau Jawa,” kata Karo Ops Polda Bali Komisaris Besar Polisi Soelistijono selaku Karendal Ops Ketupat Agung 2026.

Menyikapi situasi tersebut, personel Polda Bali bersama Polres Jembrana berkolaborasi dengan sejumlah instansi terkait melakukan pengaturan arus dan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalur utama menuju Pelabuhan Gilimanuk.Karo Ops Polda Bali juga meminta jajaran Polresta Denpasar, Polres Badung, dan Polres Tabanan melakukan langkah serupa di wilayah masing-masing guna mendukung penguraian kepadatan arus lalu lintas yang bermuara di wilayah hukum Polres Jembrana. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses