Istri Caleg Golkar, Pj. Gubernur NTB Jamin Tak Akan Intervensi

Lalu Gita Ariadi. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MATARAM – Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, mengklaim tidak akan melakukan intervensi politik terkait keterlibatan istrinya, Lale Prayatni, dalam Pileg 2024. Prayatni menjadi calon legislatif (caleg) DPRD NTB dari Dapil Kota Mataram. Gita juga menjamin istrinya tak akan menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.

“Sampai hari ini kami berjalan sendiri-sendiri, enggak akan menggunakan fasilitas negara. Kalau kegiatan kepartaian, pakai kendaraan pribadi, nggak pakai kendaraan dinas ke kantor partai. Kalau ke Golkar, saya minta tidak pakai (kendaraan) pelat merah,” sebut Gita, Kamis (28/12/2023).

Read More

Gita juga menyebut istrinya akan cuti dari jabatan sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) NTB. Hal itu untuk menunjukkan netralitas Gita sebagai seorang kepala daerah. “Sekali lagi saya tekankan, netralitas ini harus kita jaga sama-sama,” serunya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Muhammad Nasir, mengatakan, jabatan yang diemban Lale Prayitna di TP PKK dan Dekranasda NTB tidak masuk dalam jabatan fungsional dan struktural di pemerintahan. Kendati demikian, dia mengingatkan adanya posisinya sebagai istri Pj. Gubernur NTB dan caleg Golkar.

“Mau itu kendaraan dinas, termasuk BBM juga, apa pun bentuk fasilitas negara yang saat ini melekat pada dirinya, di masa kampanye harus ditinggalkan. Dilarang untuk digunakan,” ungkap Nasir.

Dapil Kota Mataram terdiri dari lima kursi. Dalam Daftar Calon Tetap (DCT) yang dirilis KPU, Lale Prayatni di nomor urut 3. Dia akan saling sikut dengan empat nama lain yakni Ketua DPRD Kota Mataram, Didi Sumardi; di nomor urut 1, petahana Misbach Mulyadi di nomor urut 2, bekas calon Wali Kota Mataram yang juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB, Baihaqi di nomor urut 4; dan Irma Damayanti di nomor urut 5.

Pada Pileg 2019, lima partai berbeda berhasil mengamankan kursi dari Dapil Kota Mataram, yakni Golkar, PDIP, PPP, PKS, dan Gerindra. Pileg 2024 bukan kali pertama Prayatni turut kontestasi politik. Pada Pilkada 2020, Prayatni juga pernah maju di Pilkada Lombok Tengah berpasangan dengan Sumum. Saat itu, dia mendapat 62.258 suara dan finish di urutan keempat dari lima calon yang ada. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.