Ini Pesan Dandim Badung untuk Masyarakat yang Akan Merayakan Tahun Baru

  • Whatsapp
DANDIM 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana. Foto: ist
DANDIM 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana. Foto: ist

DENPASAR – Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana menegaskan, kerumunan massa yang memungkinkan terjadi pada masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini sangat berIsiko terjadinya penularan Covid-19. Untuk itu, Dandim mengimbau kepada masyarakat agar tidak berlebihan dalam merayakan pergantian Tahun Baru 2021.

“Selain itu, masyarakat juga tidak membuat kerumunan massa, karena hal tersebut tentunya rentan memunculkan klaster baru Covid-19. Jadi, terapkan protokol kesehatan dengan melaksanakan pola 3M secara baik, benar dan bertanggung jawab,” tegas Dandim di Denpasar, Minggu (27/12/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dalam memaksimalkan tugas dan hasil yang telah dilakukan Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan yang sudah ada dan berjalan selama ini, pihaknya telah membentuk Satgas Enforce Kodim 1611/Badung dengan mengandeng instansi terkait di wilayah Pemerintah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Dandim menjelaskan, Satgas ini dalam tugasnya untuk menegakan implementasi dari peraturan-peraturan yang ada seperti Pergub Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Badung Nomor 52 Tahun 2020 serta Peraturan Wali kota Denpasar Nomor 48 Tahun 2020. “Meskipun dalam pendisiplinan protokol kesehatan, namun dilakukan secara humanis. Akan tetapi, jika petugas ditemukan terjadi pelanggaran protokol kesehatan atau prokes, maka akan dilakukan tindakan tegas,” tegasnya.

Baca juga :  Pembahasan RAPBD Bangli 2021 Akan Dikebut

Dandim membeberkan, sejak 24 Desember 2020 Kodim 1611/Badung bersama instansi terkait lainnya dari unsur Kepolisian dan Pemerintah Daerah bersinergi dalam rangka menegakan penerapan peraturan yang tersebut. Seluruh satuan jajaran Kodim 1611/Badung dalam hal ini Koramil-Koramil yang ada di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar bersama instansi terkait semakin masif dan intens dalam rangka penerapan disiplin protokol kesehatan dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Dia menambahkan, implementasi di lapangan Satgas ini melakukan patroli dan mengawasi perilaku masyarakat di tempat-tempat strategis, seperti tempat ibadah, daerah tujuan wisata, fasilitas publik dan umum lainnya. “Kita berharap bahwa selama pelaksanaan libur Nataru semua berjalan aman dan kondusif, hindari bahkan tiadakan kegiatan melibatkan banyak orang ataupun berkerumun sehingga tidak akan menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19 yang saat ini masih terjadi,” pungkasnya. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.