HUT Ke-48 PDIP Lombakan Barista dan Koktail Arak, Promosi dan Pasarkan Produk Lokal

  • Whatsapp
DEWA Made Mahayadnya (kanan) saat suatu kegiatan di DPD PDIP Bali, beberapa waktu lalu. Foto: hen
DEWA Made Mahayadnya (kanan) saat suatu kegiatan di DPD PDIP Bali, beberapa waktu lalu. Foto: hen

DENPASAR – Bantu memasarkan produk lokal khas Bali menjadi titik sentral DPD PDIP Bali untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) partai mereka ke-48 pada 10 Januari 2021. Caranya, partai berlogo banteng dalam lingkaran ini menggelar aneka lomba dengan menggunakan produk lokal.

“Kopi bali melalui barista (peracik kopi), dan lomba koktail arak bali adalah dua di antaranya,” kata Koordinator Umum HUT ke-48 PDIP Bali, I Dewa Made Mahayadnya, Kamis (7/1/2021).

Bacaan Lainnya

Dia memaparkan, tema HUT kali ini yakni “Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan”. Karena tema disesuaikan masing-masing daerah, DPD PDIP Bali mengambil subtema “Memantapkan Implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Kegiatan diisi dengan enam jenis lomba dan tiga jenis kegiatan.

Khusus mengenai lomba barista, dia berujar sebagai wahana bagi barista di Bali menunjukkan kemampuan meracik kopi lokal. Misalnya kopi dari Banyuatis, Singaraja; kopi dari Pupuan, Tabanan, atau kopi kintamani, Bangli. Pesertanya merupakan perwakilan sembilan DPC kabupaten/kota, dan diupayakan memakai produk daerah sendiri. Lomba ini sebagai implementasi Pergub Bali 99/2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Lokal.

Sasaran utama lomba ini, dakunya, karena partai mencari potensi dan minat kaum milenial saat ini. Selama ini dilihat banyak anak muda memanfaatkan waktu di kafe kopi, dan itu dilihat sebagai ceruk ekonomi jika mampu didayagunakan. PDIP akan mendukung dengan mempublikasikan dan mengarahkan potensi ekonomi anak muda itu, misalnya dengan mengoneksikan ke dinas tertentu.

Baca juga :  Karena Ini, Layanan Air Bersih di Buleleng Terganggu

“Atau misalnya mendorong membentuk koperasi, bikin UMKM, dan sejenisnya. Ya, ini cara kami meneropong kaum milenial juga, apalagi pemerintah pada masa pandemi ini sangat atensi dengan UMKM. Anak muda belajar barista kan bagus, hasilnya dipublikasikan bikin bangga orangtua, tidak hanya bisa menikmati saja,” ucap Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali itu.

Lomba terkait minuman lainnya adalah koktail arak bali, sebagai implementasi Pergub 1/2020 tentang Arak Bali. Disinggung alasan memilih arak yang dilabeli sebagai minuman keras yang memabukkan, dia terdiam sejenak. Menurutnya, penyebab mabuk adalah minum secara berlebihan. Sementara koktail, meski berisi minuman keras, berisi campuran bahan lain seperti buah atau sirup dengan takaran lebih banyak.

Tidak takut dirisak komentar bahwa PDIP seperti mengajarkan orang mabuk? “Nggaklah, tujuan kita kan bukan ke sana. Ini murni untuk mempromosikan arak bali sebagai kearifan lokal kita, dan Pergub mengatur itu ada,” urai Dewa Jack, sapaan akrabnya.

Karena dua kali ulang tahun di masa pandemi, dia berkata pembeda dengan HUT tahun 2020 adalah pada fokus kegiatan partai. Jika sebelumnya lebih mengedepankan lingkungan, tahun ini mengimplementasi salah satu prinsip Tri Sakti Bung Karno, yakni berkepribadian dalam kebudayaan dengan budaya masing-masing daerah.

Selain lomba barista dan koktail arak, ada juga lomba cerdas cermat susastra Bali dan lomba website aksara Bali sebagai pengamalan Pergub 80/2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. Kemudian lomba desain motif kreatif endek Bali dan lomba desain busana adat pakem Bali, sebagai implementasi Pergub Pergub 79/2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali.

Baca juga :  2021, Koster Bakal Kembangkan UKM dan Koperasi

“Untuk bakti sosial ada membersihkan danau, mata air, sungai dan laut. Bantuan siswa dan mahasiswa yatim piatu berprestasi sebagai bidang prioritas jaminan sosial, dan atraksi pengobatan tradisional usada Bali,” pungkasnya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.