Hasil Penelitian dan Pengabdian Diharap Jadi Inovasi

  • Whatsapp
JUHAERI Muchtar, PhD, salah satu narasumber pada Senastek 2020, Rabu (11/11/2020). Foto: ist
JUHAERI Muchtar, PhD, salah satu narasumber pada Senastek 2020, Rabu (11/11/2020). Foto: ist

DENPASAR –  Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) menggelar Seminar Nasional Sains dan Teknologi (Senastek) pada 11-13 November 2020. Kegiatan dengan tema “Adaptasi Kebiasaan Baru Melalui Inovasi Sains, Teknologi, dan Humaniora” ini dilaksanakan secara daring melalui Cisco Webex Meeting dan Youtube Udayana TV.

Rektor Unud, Prof. AA Raka Sudewi, mengatakan, Senastek 2020 sebagai media berinteraksi dan berkolaborasi bagi para peneliti, sehingga inovasi-inovasi riset dapat lahir guna meningkatkan pembangunan masyarakat. “Kami berharap agar kegiatan ini dapat menghasilkan inovasi, terutama dalam menghadapi dan memecahkan berbagai permasalahan di berbagai sektor untuk bisa segera pulih dan bangkit kembali dari pandemi Covid-19,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Senastek 2020 diikuti 602 peneliti dan 84 pengabdi yang berpartisipasi dalam presentasi oral secara virtual yang sebagian besar merupakan pemenang hibah PNBP dan DRPM Dikti. Seminar ini dibagi menjadi tujuh topik, yaitu sosial dan humaniora; ketahanan pangan; kesehatan dan obat-obatan; teknologi material dan energi terbarukan; teknologi komunikasi dan informasi; infrastruktur dan pemukiman; serta sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Ketua LPPM Unud, Prof. I Gede Rai Maya Temaja, mengatakan, Senastek merupakan agenda akademik untuk mendiseminasikan dan menyosialisasikan hasil penelitian dan pengabdian dari peneliti di Unud dan berbagai institusi di seluruh Indonesia. Dengan diseminasi hasil penelitian dan pengabdian, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat diimplementasikan di masyarakat.

Baca juga :  Inspektorat Ingatkan Dugaan Penyelewengan Dana BOS SDN 1 Sangkaragung

Kegiatan hari pertama diisi dengan dua sesi sidang. Sesi pertama menghadirkan narasumber Prof. Heri Hermansyah (Plt. Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kemenristek-BRIN), Prof. I Nyoman Gde Antara (Wakil Rektor Bidang Akademik Unud), dan Juhaeri Muchtar, PhD (Adjunt Professor Gillings School and Public Health, University of North Carolina Chapel Hill). Sesi kedua menghadirkan Dr. I Kadek Dian Sutrisna Artha (Chief Economist PT SMI) dan Novi Kurnia, Ph.D (Kaprodi S2 Ilmu Komunikasi UGM). Sementara pelaksanaan kegiatan hari kedua dan ketiga akan diisi dengan diseminasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian dari para peneliti. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.