POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Hari ke-11 pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI, Senin (8/9/025) menjadi milik kontingen Gumi Keris. Badung benar-benar gaspol untuk menyalip Denpasar yang selama 10 hari memimpin perolehan medali sementara.
Sebanyak 52 medali emas didistribusikan pada hari ke-11, dari sejumlah cabor seperti criket indor, selam, angkat berat, biliar, balap sepeda, balap motor (grasstrack), dansa, woodball, tarung derajat dan panjat tebing. Dari 52 emas tersebut, kontingen Badung berhasil meraih 21 emas. Sedangkan Denpasar sebanyak 10 emas.
Pundi-pundi medali emas Badung disumbangkan dari cabor unggulannya seperti tarung derajat, taekwondo, balap motor, cricket, selam dan biliar. Dengan demikian, Badung langsung mengambil alih pimpinan klasemen perolehan medali dengan 55 emas, 38 perak dan 46 perunggu.
Kontingen Denpasar turun setingkat ke urutan kedua dengan 52 emas, 41 perak dan 54 perunggu. Kontingen ibu kota provinsi Bali ini, menambah pundi-pundi emas dari cabor andalannya yakni dansa, juga dari cabor woodball, muaythai, dan balap sepeda.
Sampai hari ke-11 ini, total sebanyak 204 keping emas sudah dibagi-bagikan, dari 596 medali emas yang diperebutkan. Jadi Porprov Bali XVI masih menyisakan 365 medali emas dari sejumlah cabor hingga 17 September. Itu artinya, Denpasar masih berpeluang menyalip Badung, sekaligus untuk merealisasikan ambisi menjadi juara umum untuk kali pertama.
Ketika dikonfirmasi terkait keberhasilan kontingennya menyalip Denpasar, Komandan (Ketua) Kontingen Badung I Made Sutama, menanggapi dengan santai saja. Ia bahkan menyebut selisih medali emas Badung dan Denpasar hanya 1, bukan 3. ”Dari hitung-hitungan tim kami, Badung meraih 62 emas, Denpasar 61 emas,” ungkapnya.
Menurutnya, mungkin medali emas yang lainnya belum masuk ke tim KONI Bali. Lagi pula, kesepakatan yang diambil terkait klasemen medali, diputuskan sampai pukul 19.00 WITA, untuk kebutuhan media peliput Porprov XVI ini. ”Tidak masalah, toh pada akhirnya medali emas yang belum masuk, tetap direkap,” imbuh Sutama.
Made Sutama mengucapkan terima kasih kepada para atlet Badung yang telah berjuang dan suda menyelesaikan pertandingan dengan baik, bahkan atlet di empat cabor (sepak takraw, wushu, tarung derajat dan taekwondo) berhasil menjadi juara umum.
“Tenu kami sangat berhaap, keberhasilan cabor tersebut bisa memberi motivasi kepada cabor yang saat ini belum bertanding, untuk membantu kontingen Badung menjadi Juara Umum yang ke-10 kalinya,” harap Sutama yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum KONI Badung.
Gianyar Melesat
Persaingan perebutan peringkat tiga juga mulai sengit di hari ke-11 ini. Klungkung yang sejak beberapa hari di peringkat tiga, bahkan peringkat dua, kini mulai turun setelah digusur Kontingen Gianyar. Kontingen Gumi Seni ini melesat dengan raihan 27 emas, 22 perak dan 39 perunggu.
Klungkung turun ke peringkat empat dengan 22 emas, 19 perak dan 35 perunggu. Unggul sekeping emas dari kontingen Buleleng yang berada di urutan kelima dengan raihan 21 emas, 42 perak dan 29 perunggu.
Pertandingan di hari ke-11, juga diwarnai keberhasilan kontingen Jembana pecah telur medali emas. Kontingen Gumi Makepung yang paceklik emas sejak hari pertma, baru saja mendapat 1 medali emas dari cabor panjat tebing. Namun demikian, Jembrana tetap tak beranjak dari status juru kunci dengan raihan 1 emas, 6 perak dan 13 perunggu.
Hari ke-12 pertandinga Selasa (9/9), Porprov hanya mempetandingkan sejumlah cabor seperti catur, dansa, voli indoor, dan sepakbola. Sementara cabor lain istirahat karena pada Selasa sore akan dilaksanakan opening ceremony Porprov Bali XVI tahun 2025, di Stadion Ngurah Rai Denpasar. yes
KLASEMEN MEDALI SEMENTARA
1.Badung 55 38 46
2.Denpasar 52 41 54
3.Gianyar 27 22 39
4.Klungkung 22 19 35
5.Buleleng 21 42 29
6.Tabanan 10 14 34
7.Bangli 10 10 22
8.Karangasem 6 12 22
9.Jembrana 1 6 13
*)Senin (8/9) pkl. 19:07 WITA























