Hari Ini Tambah 141 Orang, Bali Ranking 7 Nasional Penyumbang Harian Kasus Positif Covid-19

  • Whatsapp

Pasien Meninggal Dunia Bertambah 3 Orang dan Pasien Sembuh Meningkat 122 Orang

DENPASAR – Memasuki Oktober perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali, diawali lonjakan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 141 orang melalui transmisi lokal, Kamis (1/10/2020). Lonjakan ini membawa Bali masuk ranking 7 nasional penyumbang harian kasus positif. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh tercatat 122 orang.

Bacaan Lainnya

Sementara, kabar duka masih terus terjadi, dimana di hari yang sama dilaporkan 3 pasien meninggal dunia. Berdasarkan data harian yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Kamis (1/10/2020), tiga (3) pasien yang tutup usia dalam perawatan itu dilaporkan tiga kabupaten yakni Karangasem, Klungkung dan Buleleng masing-masing 1 orang.

”Kabar duka lagi hari ini, tercatat ada tambahan 3 pasien meninggal dunia, sehingga totalnya berjumlah 278 orang (3,08%) dengan rincian 276 WNI dan 2 WNA,” kata Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Kamis (1/10/2020).

Dibandingkan dalam tiga hari sebelumnya, terjadi penurunan kasus kematian cukup signifikan, dimana Senin (28/9/2020) sebanyak 9 orang dan Selasa (29/9/2020) sebanyak 8 orang dan Rabu (30/9/2020) tercatat 4 orang. Penurunan ini berdampak pada posisi Bali berada di peringkat 9 besar bersama empat provinsi lainnya yakni Kalimantan Timur, Aceh, Banten dan Sumatera Selatan.

Baca juga :  Jalani Tes Cepat Corona di KPU, Begini Ekspresi Para Peserta

Jumlah harian kasus meninggal dunia secara nasional tercatat 116 orang yang dilaporkan 18 provinsi, sementara 16 provinsi nihil tambahan kasus kematian. Jawa Timur kembali menjadi provinsi kasus meninggal terbanyak 30 orang, disusul Kalimantan Timur (20), Jawa Barat (15), Riau (7), DKI Jakarta (6), Jawa Tengah (5), Sumatera Utara (5), Papua (5).

Secara kumulatif, jumlah harian kasus terkonfirmasi positif secara nasional sebanyak 4.174 orang yang dilaporkan seluruh (34) provinsi. Dari jumlah itu, Bali berada di ranking 7 dengan jumlah kasus 141 orang, di bawah DKI (1.253), Jawa Barat (559), Jawa Timur (314), Jawa Tengah (290), Riau (265) dan Sumatera Barat (192).

Seluruh kabupaten/kota di Bali melaporkan tambahan harian kasus positif, dengan rincian Denpasar 34 orang, Badung (26), Gianyar (26), Karangasem (15), Buleleng (11), Jembrana (11), Tabanan (8), Bangli (6) dan Klungkung 4 orang,

”Dengan demikian, secara kumulatif kasus covid-19 di Bali kini berjumlah 9.019 orang (8.991 WNI dan 28 WNA) yang didominasi transmisi lokal, dimana per hari ini tercatat sebanyak 8.627 kasus,” jelas Rentin.

Sementara, 122 pasien yang dinyatakan sembuh juga dilaporkan seluruh kabupaten/kota di Bali, dengan rincian Kota Denpasar sebanyak 26 orang, disusul Gianyar 20 orang, Badung (17), Tabanan (14), Jembrana (14), Bangli (11), Buleleng (10), Karangasem (8) dan Klungkung 2 orang. Jadi, total pasien covid-19 di Bali yang sudah sembuh sebanyak 7.487 orang (83,01%) dengan rincian 7.462 WNI dan 25 WNA.

Baca juga :  Aset dan Laba Meningkat Dua Tahun Terakhir, Tingkatkan Layanan Digital, Bank NTB Syariah Makin Bersaing

Berdasarkan data tersebut di atas, kini pasien (kasus aktif) yang masih menjalani perawatan, sebanyak 1.254 orang (13,90%) dengan rincian 1.253 WNI dan 1 WNA. Mereka dirawat tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Melihat tren naiknya kasus positif baru, Made Rentin kembali mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat Bali agar lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Sebab, menurutnya, dalam upaya pengendalian dan pencegahan covid-19 ini, bukan hanya tugas pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

Rentin juga kembali menegaskan, bahwa sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan di Bali sesuai Pergub 46 yakni Rp100.000 bagi perorangan, dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

”Untuk itu, mari kita dukung upaya pemerintah, dengan disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi covid-19 ini,” ajak Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.