Hadir di Universitas Udayana, Bamsoet Tekankan Pembangunan Karakter Bangsa

  • Whatsapp
KETUA MPR RI, H. Bambang Soesatyo, menerima penyerahan kenang-kenangan dari Rektor Unud, Prof. A.A. Raka Sudewi, Selasa (11/5/2021). Foto: ist
KETUA MPR RI, H. Bambang Soesatyo, menerima penyerahan kenang-kenangan dari Rektor Unud, Prof. A.A. Raka Sudewi, Selasa (11/5/2021). Foto: ist

DENPASAR – Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan tema “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Perguruan Tinggi” digelar di Universitas Udayana (Unud) pada Selasa (11/5/2021). Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini menghadirkan Ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo, SE., M.B.A, dan diikuti para dosen dan mahasiswa Unud.

“Saya selaku Rektor mewakili seluruh civitas akademika Universitas Udayana, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua MPR RI Bapak H. Bambang Soesatyo karena di tengah-tengah kesibukan aktivitas kerja dan di tengah menyambut Idul Fitri, masih berkenan meluangkan waktu mengunjungi Universitas Udayana,” ucap Rektor Unud, Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K)., menyambut kedatangan Ketua MPR RI di Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran.

Bacaan Lainnya

Prof. Raka Sudewi menjelaskan, tema yang diangkat dalam acara ini mengindikasikan pada refleksi terhadap aktualisasi Pancasila dalam arah kebijakan Pendidikan Nasional sebagaimana dalam Pasal 2 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Esensi nyata hadirnya Pancasila sebagai landasan pendidikan adalah demi menghasilkan manusia-manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berbudaya untuk kepentingan bangsa. “Sebagai insan akademik, kita memiliki tanggung jawab menghantarkan para mahasiswa untuk memiliki karakter demikian,” ucapnya.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Terima Bantuan 1.000 Kg Beras dari Warga Korea Selatan

Rektor mengatakan, tidak hanya berlandaskan pada Pancasila, Pasal 2 UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi telah menentukan bahwa “Pendidikan Tinggi berdasarkan Pancasila, Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.” Karenanya, menjadi penting bagi Unud untuk mendengarkan paparan Ketua MPR RI guna memberikan pondasi pemahaman terkait arah kebijakan pendidikan tinggi di Unud.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, mengatakan, Sistem Pendidikan Nasional yang diselenggarakan pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 pada Pasal 31 Ayat 3: Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Artinya pendidikan nasional harus melahirkan SDM-SDM seutuhnya yang tidak sekadar cerdas, tetapi juga mempunyai jati diri, karakter, dan kepribadian yang unggul.

”Dalam kaitan ini, saya merasa senang dan bangga karena konsep pendidikan yang bersifat holistik ini juga sudah melekat pada motto kampus Universitas Udayana yaitu, Taki-takining Sewaka Guna Widya. Yang menyiratkan makna bahwa menuntut ilmu bukan hanya untuk mengejar pengetahuan, melainkan juga kebajikan,” kata Bamsoet, sapaannya.

Ketua MPR RI mengapresiasi tema yang diangkat dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR yaitu “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Perguruan Tinggi”. Pihaknya makin menyadari bahwa nilai-nilai Pancasila telah begitu dalam mengakar kuat dalam kehidupan kampus Unud. Sebagaimana tercermin dari lambang Unud, Widya Cakra Prawartana, yang menggambarkan perputaran roda ilmu pengetahuan berdasarkan Pancasila.

Baca juga :  Camat Kuta Terapkan Buku Tamu Digital
Bamsoet menambahkan, pembelaan dan keberpihakan untuk menempatkan Pancasila sebagai mata kuliah wajib tentunya tidak boleh berhenti pada tahap pelembagaan semata. Pancasila adalah sebuah sistem nilai untuk merawat kearifan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila untuk dapat diterima dan dihayati, dipraktikkan sebagai kebiasaan, dijadikan sifat yang menetap, dan menjadi watak setiap manusia Indonesia. ”Terima kasih kepada Universitas Udayana yang membantu menyosialisasikan pembangunan karakter bangsa melalui program Empat Pilar MPR,” ujarnya. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.