Gubernur Koster dan Direktur BCA Kerja Sama “E-Commerce Payment Gateway”

GUBERNUR Koster dan Direktur PT BCA Tbk, Jahja Setia Atmadja Santoso, memperlihatkan KB - PKS yang telah diteken. Foto: ist

DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, dengan Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, Jahja Setia Atmadja Santoso, menandatangani (teken) Kesepatan Bersama (KB) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pemberian fasilitas BCA E-Commerce Payment Gateway untuk mendukung pelaksanaan penerimaan kontribusi wisatawan.

Momentum itu berlangsung di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, Selasa (18/10/2022). Dalam kesempatan itu, Koster menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak BCA. Khususnya di dalam menjaga alam dan budaya Bali.

Read More

Koster juga mengungkap bahwa BCA telah berkontribusi memberikan CSR senilai Rp1 miliar untuk mendukung pembangunan Kantor Majelis Desa Adat (MDA) serta CSR satu unit mobil Toyota Avanza untuk mendukung tugas dan fungsi MDA Provinsi Bali di dalam melestarikan adat istiadat, tradisi, seni budaya dan kearifan lokal Bali.

Koster juga menuturkan bahwa telah menerbitkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kontribusi Wisatawan untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali. Namun, belum bisa berjalan optimal karena tanpa adanya dukungan sistem yang memadai dan dukungan lembaga perbankan yang kompeten.

Karena itu, pihaknya kembali melakukan observasi serta diskusi, dan memutuskan untuk memperluas akses membangun kerja sama dengan memilih PT BCA Tbk. “BCA memiliki akses pelayanan yang lebih luas jam terbangnya, sehingga dengan kerjasama ini dapat mengoptimalkan potensi Pendapatan Daerah dari Kontribusi wisatawan dengan memanfaatkan BCA E-Commerce Payment Gateway,’’ tuturnya.

Dikatakan, penerimaan kontribusi wisatawan untuk pelindungan lingkungan alam dan budaya Bali. ‘’Ini bentuk komitmen kita bersama dalam menjaga alam dan budaya Bali. Pembangunan budaya di Bali merupakan satu keharusan yang mutlak dan wajib dilakukan guna menjaga eksistensi Bali, agar Bali survive dalam menghadapi berbagai tantangan kedepannya,’’ ujarnya.

Koster menambahkan, Bali yang hidup dari sektor pariwisata memiliki keterikatan kuat akan budaya, tanpa budaya pariwisata Bali tidak bisa hidup. Begitu pula kaitannya dengan ekonomi, apabila pariwisata Bali tidak berjalan, maka perekonomian Bali juga tidak berkembang, sehingga akan mempengaruhi pula sektor perbankan yang tidak bisa beroperasi mengembangkan usahanya.

Sementara itu, Direktur PT BCA Tbk, Jahja Setia Atmadja Santoso, menyatakan siap mendukung rencana-rencana besar yang digagas Gubernur Bali, demi kemajuan Bali, yang tidak hanya memihak masyarakat lokal Bali, wisatawan domestik, namun juga wisatawan mancanegara sebagai pendatang devisa yang juga berhak mendapat pelayanan yang memadai.

“Salah satu program yang sangat luar biasa telah dirancang melalui aplikasi Love Bali, di mana wisatawan mancanegara bisa berkontribusi langsung, dan saya melihat di aplikasi Love Bali ini menjadi titik awal yang baik untuk menjadi alat indocement antara turis, Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali,” pungkasnya. alt

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.