KLUNGKUNG – Kesiapan Kabupaten Klungkung dalam menerapkan tatanan kehidupan era baru atau kenormalan baru, mendapat perhatian Gubernur Bali, Wayan Koster. Pada Kamis (9/7), Gubernur Koster mengunjungi Monumen Puputan Klungkung, Kerta Gosa dan Museum Semarajaya.
Kedatangan Gubernur Koster disambut Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Saat itu, Gubernur Koster didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali, I Dewa Indra, dan Forkompinda Provinsi Bali.
‘’Mulai hari ini (kemarin) kita buka objek wisata untuk tamu lokal Bali, sedangkan pada tanggal 31 Juli kita akan buka objek pariwisatanya untuk wisawatan nusantara dan pada tanggal 11 September mendatang kita akan buka untuk wisatawan mancanegara, semoga langkah ini bisa berjalan dengan baik,’’ ujar Gubernur Koster.
Gubernur mengatakan, persiapan Kabupaten Klungkung menyambut penerapan protokol tatanan kehidupan era baru sudah sangat baik dilakukan. Termasuk kesiapan protokol kesehatannya juga sudah sangat baik, sehingga ke depan harus terus dijaga.
Lebih lanjut Koster menilai objek wisata di Klungkung juga sangat mengandung sejarah yang harus dipahami dan dimengerti keberadaannya.
Mendengar hal itu, Bupati Suwirta, didampingi Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra, serta sejumlah instansi terkait lainnya mengatakan, destinasi wisata di Klungkung semuanya sudah siap penerapan protokol tatanan kehidupan era baru sesuai instruksi dari Provinsi Bali.
‘’Untuk promosi objek wisata sementara akan dilakukan secara daring, karena didalam situasi ini secara daring menurutnya bisa lebih cepat dan bisa diakses dimana-mana,’’ ujarnya.
Suwirta menambahkan, akan turun ke lapangan untuk mengecek kesiapaan objek wisata di Nusa Penida, mengingat sebagian objek wisata disana dikelola oleh desa. ‘’Semoga dengan upaya ini bisa membuahkan hasil yang maksimal, dan ingat selalu jaga protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya,’’ pungkasnya. 022
























