POSMERDEKA.COM, BULELENG – Angka partisipasi pemilih di Kabupaten Buleleng dalam Pilkada 2024 masih di bawah target. Target yang dipasang KPU Buleleng sebanyak 75 persen dari 594.619 daftar pemilih tetap (DPT).
Namun, ternyata partisipasi pemilih dalam Pilkada ini hanya menyentuh angka 64,7 persen. Atau dapat dikatakan angka golput di Kabupaten Buleleng mencapai 35,3 persen.
Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udayana, mengatakan, angka tersebut masih bisa berubah, karena prosesnya rekapitulasi suara masih berlangsung. Dari hasil penghitungan yang dilakukan, juga diketahui Kecamatan Kubutambahan menjadi kecamatan terendah partisipasi dalam Pilkada 2024.
Adapun partisipasi di Kecamatan Kubutambahan 56,3 persen. Sedangkan partisipasi tertinggi di Kecamatan Gerokgak sebanyak 67 persen. “Partisipasi pemilih sementara ini dari yang kami hitung 64,7 persen. Ini masih bisa berubah, tapi tak signifikan,” ujar Dudhi, Minggu (1/12/2024).
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan bahwa di Pilkada 2024 ini masih kesulitan membujuk pemilih Generasi Z (Gen Z) datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Gen Z disebut menjadi kelompok yang paling sulit dijangkau sosialisasi dibandingkan generasi lainnya. Sebab jika dianggap tidak menarik, maka sosialisasi akan diabaikan.
Ke depan, untuk menarik minat Gen Z ke TPS, pihaknya berupaya melibatkan Gen Z sebagai penyelenggara pemilihan. “Dengan mereka terlibat, paling tidak sebagai petugas KPPS, akan mengajak teman-temannya datang ke TPS untuk memilih,” pungkasnya. edy
























