Gianyar Segera Masuki Kekebalan Kelompok, 50 Persen Lebih Masyarakat Tervaksin

  • Whatsapp
BUPATI Gianyar, Made Mahayastra, saat meninjau vaksinasi Covid-19 yang berbasis banjar, Senin (7/6/2021). Foto: ist
BUPATI Gianyar, Made Mahayastra, saat meninjau vaksinasi Covid-19 yang berbasis banjar, Senin (7/6/2021). Foto: ist

GIANYAR – Kerja keras Pemkab Gianyar melakukan vaksinasi terhadap masyarakatnya kini mulai memperlihatkan hasil menggembirakan. Sampai saat ini masyarakat yang divaksin sebanyak 155 ribu lebih, atau 63 persen dari total warga wajib vaksin. Dengan persentase tersebut, dan mengingat target Pemprov Bali serta pemerintah pusat hanya 70 persen, maka target kekebalan kelompok di Gianyar akan segera terealisasi.

Berdasarkan data Pemkab Gianyar per 6 Juni 2021, dari total jumlah penduduk sebanyak 515.344 jiwa, yang menjadi target vaksinasi adalah masyarakat berumur 17 tahun ke atas. Total dalam kategori usia itu sebanyak 380.000 jiwa. Namun, dalam memenuhi serapan 70 persen, warga Gianyar yang wajib vaksin hanya 250 ribu jiwa.

Bacaan Lainnya

“Dari jumlah vaksin yang diberikan Provinsi sebanyak 310 ribu lebih, kami sudah bisa menghabiskan 78 persen lebih. Bahkan saat ini terus berjalan, dan hari ini sudah mencapai 80 persen lebih,” ucap Bupati Gianyar, Made Mahayastra, dengan nada gembira, Senin (7/6/2021).

Dikatakannya, hal tersebut bisa tercapai karena kerja keras semua pihak, dan sistem vaksinasi berbasis banjar dengan serapan 5.000 sampai 6.000 per hari. Karena itu, Mahayastra yakin dalam beberapa hari lagi, Gianyar akan memasuki herd immunity (kekebalan kelompok). “Tinggal beberapa hari lagi Gianyar akan memasuki herd immunity. Hal ini bisa terjadi karena kami menerapkan vaksinasi berbasis banjar, yang pertama di Bali kami bisa dengan mudah mengontrol pemberian vaksin kedua,” terangnya.

Baca juga :  Putus Mata Rantai Covid-19, PKK RT 5 Dusun Wanasari Ikut Penyemprotan Disinfektan

Lebih jauh diuraikan, dari target nasional 70 persen, ternyata masyarakat Gianyar sangat antusias, dan bisa mencapai rerata 80 persen setiap vaksin. Antusiasme itu, kata dia, akan berdampak signifikan terhadap pemutusan mata rantai Covid-19. Sebab, selama pandemi masyarakat lebih banyak berinteraksi di banjar, dan tingkat kepatuhan masyarakat Gianyar terhadap protokol kesehatan relatif tinggi.

“Kita harus mengapresiasi kerja keras nakes dan staf OPD yang selama ini bekerja keras menyukseskan vaksinasi di Gianyar. Di  tengah keterbatasan tetap bisa bekerja maksimal,” puji politisi PDIP asal Payangan tersebut.

Dia juga berterima kasih kepada masyarakat Gianyar, yang secara sadar ikut menyukseskan vaksinasi. Dia mendaku setiap arahan petugas medis diterima dengan baik, sehingga tidak ada warga Gianyar terkena efek samping yang merugikan. Kalaupun ada efek samping, selama ini hanya demam, mengantuk dan efek ringan lainnya. Itu pun tidak dialami semua warga. 

“Kami akan bekerja keras menuntaskan program vaksinasi, mari kita bekerja sama, saling mendukung. Jangan ada saling menyalahkan, karena apa yang kami lakukan adalah untuk kebaikan warga Gianyar. Tidak ada pemerintah yang ingin menyengsarakan masyarakatnya,” pesan Bupati berpenampilan kalem itu. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.