Gerindra Resmikan Kantor Pemenangan Pilpres, Prabowo Jamin Siap Kerja Sama dengan Semua Partai

PRABOWO saat memberi sambutan usai peresmian Kantor Pemenangan Presiden di daerah Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (7/1/2023). Foto: ist

JAKARTA – Mengulang apa yang gencar digaungkan sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyatakan siap membangun kerjasama dengan partai mana pun. Selain kepentingan partai, juga karena Indonesia sebagai negara besar meniscayakan kolaborasi semua kekuatan yang ada.

Pesan itu disampaikan saat meresmikan kantor Badan Pemenangan Presiden di wilayah Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (7/1/2023). Saat peresmian, Prabowo didampingi Sekjen Ahmad Muzani, Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad, serta jajaran DPP Partai Gerindra.

Bacaan Lainnya

“Saya gariskan kembali, saya tekankan kembali, negara yang besar ini memerlukan dan mempunyai ruangan yang besar. Maka kita harus bisa bekerja sama dengan kekuatan-kekuatan politik lainnya, dengan partai-partai politik lainnya,” seru Menteri Pertahanan tersebut dalam rilisnya yang diterima, Minggu (8/1/2023).

“Dan, saya katakan terang-terangan, Partai Gerindra menghormati semua parpol yang ada di Indonesia. Gerindra bisa bekerja sama dan mau bekerja sama dengan siapa pun asal untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” sambung mantan calon presiden pada Pilpres 2014 dan 2019 tersebut.

Lebih jauh Prabowo menyampaikan, Gerindra sangat siap mengikuti kontestasi Pemilu 2024. Dia minta kader Gerindra tetap menjaga semangat perjuangan partai dan siap bersaing. Persaingan, sambungnya, adalah hal lumrah dalam kontestasi politik. Karena dengan adanya persaingan, rakyat bisa melihat alternatif-alternatif yang terbaik untuk bangsa dan rakyat Indonesia.

Baca juga :  BPK Diminta Membimbing Tata Cara Pengelolaan Keuangan Daerah

“Bahwa dalam kehidupan harus ada persaingan, itu benar. Persaingan adalah sehat, rakyat butuh persaingan, rakyat butuh pilihan, rakyat butuh melihat alternatif-alternatif,” serunya.

Kader juga diingatkan tidak usah malu-malu, tidak usah rendah diri tapi wajib rendah hati. “Kita harus terang-terangan, ini sikap kita, ini keyakinan kita, ini pegangan kita. Kita harus yakin dan percaya pada UUD 1945 dan Pancasila,” lugasnya.

Prabowo menyebut melaksanakan UUD 1945 dan Pancasila mesti secara utuh, jangan sepotong-sepotong. Jangan pula pura-pura tidak tahu isi UUD dan Pancasila, atau memilih-milih pasal tertentu, dan pada saat yang sama pasal yang lain tidak mau dihormati.

Dalam politik, paparnya, mesti disadari terkadang ada negosiasi dan ada yang harus mengalah. Tidak bisa zero sum game atau keuntungan untuk satu pihak tapi mendatangkan kerugian bagi pihak lain. Gerindra diinstruksi harus luwes tapi tetap dalam pendirian dan nilai-nilai perjuangan partai.

Kepada kader, Prabowo menyitir adagium yang berbunyi “kesetiaan kepada partai berhenti begitu kesetiaan kepada bangsa mulai”. Karena itu setiap kader Gerindra ketika berjuang di jalur politik, maka kesetian kepada rakyat, bangsa, dan negara adalah hal yang utama. Melangkah di jalan yang benar, Gerindra harus selalu membela keadilan dan kejujuran.

Juga selalu membela rakyat miskin yang lemah, dan tertindas. “Gerindra selalu akan mengutamakan kebaikan dan hal-hal yang positif, ini nilai-nilai luhur nenek moyang kita, nilai-nilai luhur bangsa kita. Mikul dhuwur,mendhem jero,” tandas Prabowo. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.