Genjot Generasi Denpasar Digital, Jaya Negara Dukung Gerakan Indonesia Menabung Lewat Simpel

EKSEBISI Pelajar dan Literasi Keuangan melalui Program Gen Dental di SMPN 14 Denpasar bertepatan dengan Hari Pendidikam Nasional (Hardiknas), Selasa (2/5/2023). Foto: tra
EKSEBISI Pelajar dan Literasi Keuangan melalui Program Gen Dental di SMPN 14 Denpasar bertepatan dengan Hari Pendidikam Nasional (Hardiknas), Selasa (2/5/2023). Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendukung Gerakan Indonesia Menabung melalui Simpanan Pelajar (Simpel). Hal tersebut merupakan implementasi nyata gerakan Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dalam mendukung Generasi Denpasar Digital (Gen Dental).

Demikian terungkap saat Eksebisi Pelajar dan Literasi Keuangan melalui Program Gen Dental di SMPN 14 Denpasar bertepatan dengan Hari Pendidikam Nasional (Hardiknas), Selasa (2/5/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma; Direktur Bisnis Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya; Direktur Managemen Strategis Edukasi Perlindungan Konsumen dan Kemitraan Daerah OJK Regional 8 Bali-Nusra, Budi Susetiyo; Kepala Bapenda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya serta undangan lainya.

Read More

Dalam kesempatan yang sama turut dilaksanakan simbolis scan Qris BPD Bali, meninjau stand UMKM SMP N 14 Denpasar, penandatanganan MoU, pengukuhan Gen Dental SMPN 8 Denpasar, SMPN 3 Denpasar, SMPN  8 Denpasar, dan SMPN 14 Denpasar oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma.

Dalam sambutanya, Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah berkomitmen meningkatkan literasi dan inkluasi keuangan di kalangan pelajar. Hal ini mengingat literasi dan inklusi keuangan dapat memberikan manfaat besar, terutama  untuk mengenalkan pelajar tentang produk dan jasa bidang keuangan.

Lebih lanjut dijelaskan, pembayaran digital saat ini tidak hanya dilaksanakan di tempat tertentu saja. Lebih jauh dari pada itu pelaksanaannya juga menyasar sekolah-sekolah. Pembayaran digital mulai diterapkan guna mendukung proses transaksi yang efektif dan efisien. Dengan begitu nantinya siswa dapat mengurangi penggunaan uang tunai.

‘’Gen Dental sudah kita luncurkan di SMPN 2 Denpasar bulan Februari lalu, kini terus kita perluas. Goalnya nanti adalah seluruh SMP negeri di Kota Denpasar yang juga dapat ditiru sekolah swasta lainya,’’ ujarnya.

Selain percepatan digitalisasi, lanjut Jaya Negara, Pemkot Denpasar juga mendorong akselerasi melalui program Satu Pelajar Satu Rekening (Kejar). Hal ini merupakan program jangka panjang pemerintah dalam mendukung budaya menabung sejak dini yang dapat diaplikasikan melalui Simpanan Pelajar (Simpel).

‘’Harapan besar pemerintah melalui program Simpel ini adalah untuk mendukung Gerakan Indonesia Menabung sebagai upaya membentuk generasi penerus yang memiliki keterampilan keuangan yang memadai menuju kesejahteraan,’’ ujar Jaya Negara.

Kepala SMPN 14 Denpasar, Ni Nengah Sujani, S.Pd., M.Pd., bercerita tentang awal mula dibangunnya SMPN 14 Denpasar. Dimana, dengan hadirnya sekolah megah ini lahir, tentunya menjadi kewajiban beraama untuk menjaga dan mengembangkan sekolah ini menjadi wadah untuk mendukung generasi emas indonesia.

Pihaknya mengaku sangat terharu dan berterimakasih atas dipilihnya SMPN 14 Denpasar menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Program Eksebisi dan Literasi Digital melalui Program Gen Dental. Dengan begitu ke depan menjadi generasi yang melek terhadap digitaliasi masa kini.

‘’Semoga program Program Eksebisi dan Literasi Digital melalui Program Gen Dental  ini menjadi momentum SMPN 14 Denpadar menjadi top leader pendidikan. Intinya kami bersama seluruh siswa siap mengimplementasikan Satu Rekening Satu Pelajar untuk mewujudkan simpanan pelajar yang berkemanfaatan serta efektif dan efisien,’’ pungkasnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.