Gemarikan untuk Lahirkan Generasi Muda Cerdas

  • Whatsapp
KETUA Forikan Provinsi Bali yang juga Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, saat menghadiri kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kelurahan Cempaga, Bangli, Jumat (11/6/2021). Foto: ist
KETUA Forikan Provinsi Bali yang juga Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, saat menghadiri kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kelurahan Cempaga, Bangli, Jumat (11/6/2021). Foto: ist

BANGLI – Ikan memiliki komposisi nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan, kecerdasan dan pertumbuhan. Dengan masyarakat biasa mengonsumsi ikan, diharapkan lahir generasi yang perkembangannya serta kecerdasannya baik. Hal itu diutarakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, I Made Sudarsana, saat kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kelurahan Cempaga, Bangli, Jumat (11/6/2021).

Pada kegiatan tersebut, hadir Ketua Forikan Provinsi Bali yang juga Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster; didampingi Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; bersama Ketua Forikan Kabupaten Bangli sekaligus Ketua TP PKK Bangli, Sariasih Sedana Arta. Turut hadir Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar; serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli.

Bacaan Lainnya

Sudarsana dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan Gemarikan adalah untuk mengajak lapisan masyarakat gemar makan ikan, mengingat ikan memiliki komposisi nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan, kecerdasan dan pertumbuhan. Gemarikan Provinsi Bali tahun 2021, terangnya, dalam rangka mengajak dan menggugah kemauan masyarakat, khususnya ibu-ibu, agar mengenalkan ikan secara dini kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Ikan memiliki kandungan gizi lengkap dan sumber pangan sehat, sehingga juga berperan penting bagi ibu hamil.

Baca juga :  Relawan Jaya Wibawa Sembahyang di Pura Agung Jagatnatha

Gemarikan di Bangli, jelasnya, dijalankan atas sinergi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli dengan sumber dana bagi hasil (DBH) perikanan tahun 2021. Kegiatannya berupa sosialisasi dan pemberian paket Gemarikan kepada 750 pelajar di 11 sekolah dasar negeri di Bangli.

Sariasih Sedana Arta menambahkan, Gemarikan akan disosialisasikan kepada masyarakat, karena Bangli mempunyai produksi sendiri yakni ikan mujair yang tidak kalah gizinya dengan ikan laut. Dia menyebut produksi ikan di Bangli tidak sampai tidak terjual. Dengan adanya Gemarikan ini, sebutnya, masyarakat terutama kaum ibu, akan sadar pentingnya makan ikan. “Jadi, gizi yang diharapkan untuk anak-anak bisa tercapai untuk pencegahan agar stunting tidak ada lagi di Bangli,” ungkapnya.

Putri Suastini Koster dalam sambutannya mengatakan, Gemarikan intinya mengajak masyarakat menyeimbangkan gizi antara asupan sayur, daging, dan ikan. Masyarakat yang disasar adalah masyarakat usia emas atau golden age, karena pada usia emas ini gizinya harus diperhatikan. Jika gizinya buruk, mereka akan rentan terkena penyakit. Bila dijaga dari awal, kekebalan tubuh akan terus meningkat. “Mencegah lebih baik daripada kita menghabiskan anggaran besar-besar untuk pengobatan,” urainya.

Dia berujar, Forikan bersama dinas terkait akan terus mendorong anak-anak di Bali agar gemar makan ikan. Melalui gerakan ini, semua tempat bisa dimasuki untuk lebih meningkatkan kegemaran anak-anak makan ikan. “Terutama di mana anak-anak biasa berkumpul seperti di rumah dan di sekolah yang ada kantinnya,” cetusnya menandaskan. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.