Fraksi PDIP DPRD Bali Kirim Bantuan ke NTT, Lewatkan Perayaan Galungan Bersama Keluarga

  • Whatsapp
DEWA Made Mahayadnya (kanan) bersama Cokorda Gede Agung saat menyalurkan bantuan ke warga terdampak bencana di NTT. Foto: ist
DEWA Made Mahayadnya (kanan) bersama Cokorda Gede Agung saat menyalurkan bantuan ke warga terdampak bencana di NTT. Foto: ist

DENPASAR – Sepekan terakhir, Fraksi PDIP DPRD Bali melewatkan waktu di Provinsi NTT, tepatnya di lokasi bencana badai Seroja dan banjir bandang.

Dinakhodai Ketua Fraksi, I Dewa Made Mahayadnya, fraksi tergemuk di DPRD Bali itu membawa pelbagai bantuan untuk warga setempat yang tertimpa bencana.

Bacaan Lainnya

Tugas kemanusiaan ini menyebabkan rombongan legislator itu merayakan Hari Raya Galungan, Rabu (14/4/2021) tidak bersama keluarganya.

Dewa Made Mahayadnya yang dihubungi via telepon, Kamis (15/4/2021) berujar, pengiriman bantuan merupakan instruksi Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster, demi meringankan beban warga NTT. Selain anggota Fraksi PDIP, kata dia, turut juga dalam rombongan sejumlah relawan dalam tim gotong royong tersebut.

“Rombongan kami sebanyak 38 orang, terdiri dari 29 anggota Fraksi, tiga dokter, tiga perawat dan tiga petugas BPBD. Kami tiba di Kupang tanggal 7 April dan membuka posko umum di Gereja Maranatha, dan bergerak ke Adonara, Flores Timur; serta Kabupaten Lembata,” kata politisi yang biasa disapa Dewa Jack itu. 

Agar terjadi perputaran ekonomi, aneka bantuan untuk warga itu tidak dibawa dari di Bali, melainkan dibeli di Kota Kupang. Dia juga memastikan titik mana saja yang layak mendapat bantuan, dan bantuan apa saja yang dirasa paling dibutuhkan tapi sulit diakses.

Baca juga :  99 Daerah Menetap di Zona Hijau, Gubernur Kalbar Beri Tip Mengatasi Covid-19

Selain beras, mi, telur, air mineral gallon dan tandon air untuk kebutuhan umum, bantuan yang diturunkan berupa makanan dan perlengkapan bayi. Begitu pula baju untuk ibu-ibu ditambah asupan vitamin.

“Ada selimut dan kasur juga, karena ini permintaan khusus. Katanya ada tidur di alas terpal, makanya kami berikan alas Kasur,” urai pria asal Buleleng tersebut.

Lebih jauh diutarakan, untuk meringankan kebutuhan logistik, timnya juga membuat dapur umum di Gereja Maranatha Kupang, dan di lokasi kejadian menyediakan posko kesehatan. Tanggal 12 April rombongan ke Maumere-Larantuka-Adonara.

Ada tiga titik yang disasar di Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur di Pulau Adonara. Sementara bantuan untuk Lembata diturunkan pada 14 April lalu, dengan diserahkan kepada pengurus DPD PDIP NTT, John Richardo, di atas feri KM. Ile Mandiri, di Pelabuhan Waijarang.

“Saya mengantar langsung bantuan ini ke Lembata untuk memastikan telah diterima DPC PDI Perjuangan Lembata, untuk selanjutnya didistribusikan melalui DPC. Semoga bermanfaat dan sampai kepada para korban yang membutuhkan,” ucapnya.

Bahwa mereka tidak dapat merayakan Galungan kali ini bersama keluarga di Bali, Sekretaris Fraksi PDIP Bali, Cokorda Gede Agung, mendaku hal itu bukan masalah besar. Kata dia, Hari Raya Galungan akan tiba lagi enam bulan mendatang, sedangkan bantuan kemanusiaan harus secepatnya sampai di tangan warga yang membutuhkan.

Baca juga :  Peringati Hari Jadi ke-75 TNI AL, Lanal Denpasar Ikuti Upacara Virtual dan Gelar Syukuran

”Harus dijalankan demi kemanusiaan, ini perintah Ibu Ketum. Seburuk kondisi kita, lebih buruk kondisi mereka. Semoga kedatangan kami dapat membuat saudara-saudara kita termotivasi dan sehat-sehat  sinamian (semuanya),” jawabnya via Whatsapp. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.