BANGLI – Antusiasme umat Hindu sembahyang ke Pura Ulundanu Batur, Kintamani pada saat Umanis Galungan, Kamis (15/4) sangat tinggi. Hanya, karena banyaknya pamedek itu juga, penerapan protokol kesehatan agar tidak terlalu banyak kerumunan mesti diperketat.
Pantauan di lokasi, kondisi lalu lintas di sepanjang jalan dari ujung Desa Batur Utara hingga Batur Selatan terlihat padat merayap. Sejumlah personel gabungan Polres Bangli dan Kodim 1626/Bangli turun untuk pengamanan dan kelancaran persembahyangan. Personel gabungan ini juga terus mengimbau masyarakat yang akan tangkil (sembahyang) senantiasa melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.
Salah seorang pamedek secara rombongan dari Gianyar, I Ketut Sudana, berkata saat Karya Kedasa yang lalu belum sempat tangkil karena ramai. “Perkiraan kami meleset. Ternyata banyak juga masyarakat lain belum sempat tangkil ke sini,” katanya.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Swardana, jajarannya berharap agar tidak terjadi klaster baru Covid-19 di tengah antusiasme umat bersembahyang. Untuk itu dia memerintah jajaran di lapangan bersinergi dengan Polres Bangli melaksanakan pengamanan sekaligus menetapkan protokol kesehatan. “Dengan kehadiran anggota di lapangan, kami harap masyarakat semakin sadar akan pentingnya protokol kesehatan saat pandemi Covid-19,” pesannya. gia























