Evakuasi KMP Dharma Rucitra III Tunggu Alat dari Surabaya

  • Whatsapp
EVAKUASI KMP Dharma Rucitra III yang karam di dekat Dermaga II Pelabuhan Padangbai, Manggis, belum bisa dilakukan hingga, Minggu (14/6). Foto: nad
EVAKUASI KMP Dharma Rucitra III yang karam di dekat Dermaga II Pelabuhan Padangbai, Manggis, belum bisa dilakukan hingga, Minggu (14/6). Foto: nad

KARANGASEM – Proses evakuasi KMP Dharma Rucitra III yang karam di dekat Dermaga II Pelabuhan Padangbai, Manggis, belum bisa dilakukan hingga, Minggu (14/6). Kapal tersebut masih dalam posisi semula.
Kepala KSOP Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, menjelaskan, jika untuk proses evakuasi kapal karam tersebut sepenuhnya menjadi tanggungjawab dari pihak perusahaan yakni PT Darma Lautan Utama sebagai operator kapal KMP Darma Rucitra III. Proses evakuasi rencananya akan digelar, Senin (15/6). Alasannya, masih menunggu alat dari Surabaya, Jawa Timur.

Ia mengutarakan, proses evakuasi memakan waktu 3-4 hari. Suyasmin menambahkan, akibat kejadian itu pihaknya hanya mengoperasikan satu dermaga saja yakni Dermaga I. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan pembersihan penyedotan minyak yang tumpah di laut, yang pelaksanaannya bekerjasama dengan Pertamina.

Baca juga :  LPD Serongga Bagikan 1.021 Paket Sembako

‘’Untuk evakuasi nanti yang utama adalah bagiamana mengevakuasi seluruh kendaraan yang terjebak dalam dek kendaraan di dalam kapal tersebut. Upaya yang dilakukan yakni menyandarkan kapal ke dermaga agar seluruh kendaraan bisa ditarik keluar dari dalam kapal,” tegasnya.

Pascamusibah karamnya Kapal KMP Darma Rucitra III di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, mengakibatkan terjadi antrean panjang kendaraan yang hendak menyeberang melalui jalur Pelabuhan Padangbai. Antrean ini bertumpuk hingga ke Bypass Ida Bagus Mantra, Klungkung. Dimana di sepanjang jalan menuju jalur masuk pelabuhan Padangbai juga sedang dilaksanakan pengerjaan proyek drainase.

Polsek Kawasan Laut Padangbai dan Satlantas Polres Karangasem disiagakan untuk mengatur antrean truk yang terus mengular tersebut. ‘’Kami sudah siagakan anggota untuk melakukan penyekatan kendaraan truk yang akan menuju Pelabuhan Padangbai, di perbatasan Yeh Malet. Jadi kita atur, begitu ada pergeseran kendaraan di dalam antrean parkir pelabuhan, kita langsung lakukan pergeseran kendaraan di Yeh Malet dan Bypass Klungkung, dan begitu seterusnya,” ujar Kabag Ops Polres Karangasem, Kompol I Komang Tresna A Manik.

Baca juga :  Kasus baru Covid-19 di New York Kebanyakan dari Warga yang Keluar Rumah

Sejak terjadinya musibah karamnya kapal tersebut, praktis seluruh aktivitas bongkar muat kapal hanya dilakukan di Dermaga I Padangbai, sehingga jumlah trip dan jam keberangkatan dan tiba kapal terhambat.
Sebelumnya, KMP Dharma Rucitra III karam di dekat Dermaga II Pelabuhan Padangbai, Jumat (12/6) malam. Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut karam diduga karena mengalami kebocoran lambung. Sekitar 60 penumpang dan anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri, sementara puluhan kendaraan berbagai jenis serta barang masih berada di dalam kapal tersebut. 017

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.