Dukung Program Ketahanan Pangan, Kodim Bangli Tanam Padi

  • Whatsapp
KODIM 1626/Bangli melaksanakan kegiatan penanaman padi demplot (demonstrasi plot) di Subak Babakan Mundung, Banjar Abuan Kauh, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli, Rabu (30/6/2021). foto: ist

BANGLI – Pandemi Covid-19 menyebabkan terganggunya kegiatan perekonomian di semua lini usaha, termasuk sektor pertanian. Mengantisipasi ketersedian pangan terkait dampak Covid-19, Kodim 1626/Bangli melaksanakan kegiatan penanaman padi demplot (demonstrasi plot) jenis INPARI-42 pada lahan seluas 1 Ha milik I Wayan Suarja di Subak Babakan Mundung, Banjar Abuan Kauh, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli, Rabu (30/6/2021).

Kegiatan mengambil tema “Mewujudkan Binter yang Adatif Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan di Wilayah pada Masa Pandemi Covid 19’’ dihadiri Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, SIP.; Danramil 1626-02/Susut, Kabid SDM Dinas PKP Bangli, I Nyoman Sarya; Wakil Kordinator PPL, Perbekel Desa Abuan, I Wayan Widnyana; dan Kelian Subak Babakan Mundung, I Wayan Sugatra.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Dandim mengungkapkan, Covid-19 telah meluluhlantakkan semua sektor kehidupan termasuk sektor pertanian. Oleh karena itu, Kodim Bangli melalui kegiatan pembinaan ketahanan pangan TA 2021 melaksanakan kegiatan tanam padi demplot (demontrasi plot) untuk menjamin ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat di masa pandemi Covid 19.

‘’Tanam padi demplot ini merupakan salah satu program untuk menggiatkan kembali pertanian pada masa pandemi Covid 19 di Kabupaten Bangli bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bangli dan warga subak dengan harapan menjaga kesinambungan produksi beras terjaganya ketahanan pangan di Kabupaten Bangli,’’ jelasnya.

Baca juga :  Kemenkumham Bali Sediakan Layanan "Call Center" Konsultasi Hukum Selama Pandemi Covid-19

Dandim menambahkan, untuk teknis pelaksanaan kegiatan demplot padi tersebut akan mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Desa Abuan bersama PPL Dinas Pertanian Kabupaten Bangli dengan harapan agar mendapatkan hasil produksi yang maksimal. ‘’Kegiatan ini adalah wujud implementasi perintah dari pimpinan atas dalam upaya melaksanakan ketahanan pangan,’’ ujarnya menandaskan. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.