Duh! Ternak Sapi di Penasan Mati Diserang Anjing Liar

  • Whatsapp
KONDISI anak sapi yang mati akibat dimangsa anjing liar di Desa Tihingan, Banjarangkan. Foto: ist
KONDISI anak sapi yang mati akibat dimangsa anjing liar di Desa Tihingan, Banjarangkan. Foto: ist

KLUNGKUNG – Kasus godel (anak sapi) dimangsa anjing liar terjadi di Desa Tihingan, Banjarangkan. Kali ini yang yang dirugikan adalah Jro Mangku Nyoman Wenten (51), warga asal Dusun Penasan, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan. Anak sapi miliknya yang baru berusia tiga minggu mati dengan kondisi tubuh penuh luka.

“Anak sapi saya mati dengan luka robek di telinga dan luka terbuka di pangkal paha. Belum sempat mendapat penanganan sudah keburu mati,” keluh Wenten saat ditemui di kantor Desa Tihingan, Senin (7/6/2021).

Bacaan Lainnya

Dia menuturkan, peristiwa itu terjadi pada dua hari sebelumnya. Yang membuatnya tambah sedih, anak sapinya diserang anjing sekitar pukul 05.30 dini hari itu terjadi di depan matanya. Kini, ternak itu sudah dikubur.

Dari informasi yang dihimpun, sudah ada empat anak sapi yang diserang anjing liar hingga mati di lingkungan tersebut. Situasi ini membuat masyarakat, terutama pemilik ternak, resah. Mendengar kejadian itu, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta; didampingi Kapolsek Banjarangkan, Nikolas R; Perbekel Desa Tihingan, Wayan Sugiarta, menemui Wenten di kantor Desa Tihingan.

Perbekel Sugiarta menyebutkan, keberadaan anjing liar itu sudah seperti serigala, menghuni di semak semak. “Saya tidak tahu persis berapa ternak warga yang diserang anjing liar ini. Tapi menurut info, sudah ada korban sebelum ini, diperkirakan empat ekor ternak warga yang jadi korban selama ini,” ungkapnya.

Baca juga :  Suara Dentuman Keras di Buleleng Diduga Benda Langit Jatuh

Menyimak penjelasan itu, Wabup Kasta menugaskan dinas terkait turun ke lokasi untuk mengecek apakah benar ternak tersebut diserang anjing liar. Dia berharap kejadian ini bisa ditanggulangi, dan tidak terulang lagi. “Kami sedang bahas masalah ini. Kalau ini dibiarkan, korban semakin banyak,” tegasnya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.