Duh! Dua Hari, Pasien Corona Meninggal Bertambah Lima Orang

  • Whatsapp
ILUSTRASI simulasi penanganan pasien Corona. Foto: net
ILUSTRASI simulasi penanganan pasien Corona. Foto: net

DENPASAR – Dua hari berturut-turut Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar mengumumkan adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pada Rabu (14/10/2020), ada tambahan dua orang pasien Corona meninggal dunia. Sebelumnya pada Selasa (13/10/2020) dilaporkan tiga orang pasien Corona yang meninggal dunia.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menyampaikan, para pasien Covid-19 yang meninggal dunia ini dominan memiliki penyakit penyerta atau komorbid.  

Bacaan Lainnya

Dua pasien yang diumumkan pada Rabu (14/10/2020), yakni, pertama, laki-laki, usia 63 tahun, berdomisili di Kelurahan Tonja, dinyatakan positif Covid-19 pada 29 September 2020 dan meninggal pada 13 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta sakit jantung.

Pasien kedua, laki-laki, usia 62 tahun, berdomisili di Kelurahan Sesetan, dinyatakan positif Covid-19 pada 28 September 2020 dan meninggal pada 7 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta hipertensi, ginjal, jantung, dan diabetes melitus.

Adapun tiga pasien meninggal yang diumumkan pada Selasa (13/10), yakni, pertama, perempuan, usia 78 tahun, domisili di Desa Dauh Puri Kaja, meninggal pada 4 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta sakit ginjal. Pasien kedua, laki-laki, usia 60 tahun, domisili di Desa Ubung Kaja, dinyatakan positif pada 1 Oktober 2020 dan meninggal 10 Oktober 2020.  Pasien ketiga, perempuan, usia 42 tahun, asal Buleleng yang berdomisili di Desa Pemecutan Kelod, dinyatakan positif pada 3 Oktober 2020 dan meninggal pada 10 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta diabetes melitus.

Baca juga :  Pemerintah dan PSSI Intensifkan Persiapan Piala Dunia U-20

Sementara itu, penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar dalam dua hari terakhir tercatat sebanyak 64 orang. Sedangkan jumlah pasien sembuh meningkat sebanyak 49 orang dalam dua hari terakhir. “Kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus Covid-19 masih terjadi penularan kembali,” ujar Dewa Rai.

Dengan adanya penambahan kasus tersebut, secara kumulatif jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat sebanyak 2.893 kasus. Dari angka itu, pasien sembuh mencapai 2.608 orang (90,15 persen), meninggal dunia 67 orang (2,31 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 218 orang (7,54 persen).

Tingginya kasus pasien Covid-19 yang meninggal karena memiliki penyakit penyerta atau komorbid, GTPP Covid-19 Kota Denpasar kembali mengimbau kepada warga untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Angka kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini masih fluktuatif, klaster keluarga mendominasi pola penyebaran baru. Kami mengajak kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker, dan jaga jarak,” kata Dewa Rai. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.