Duh, Bali Kembali Catat Rekor Kasus Harian Positif Positif Covid-19

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, kembali memecahkan rekor tambahan kasus positif dimana pada Rabu (21/7/2021) tercatat penambahan sebanyak 1.111 orang (880 orang melalui Transmisi Lokal, 226 PPDN dan 5 PPLN). Angka kasus tertinggi sebelumnya sebanyak 1.019 yang terjadi pada Sabtu (17/7/2021).

Sementara tambahan pasien sembuh juga melonjak sebanyak 658 orang, walau jumlahnya masih kalah jauh dari tambahan kasus baru. Di hari yang sama, Rabu (21/7), Bali juga mencatat tambahan kasus meninggal dunia sebanyak 23 orang.

Bacaan Lainnya

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Rabu (21/7/2021) melaporkan, ke-23 orang yang tutup usia karena serangan covid-19 tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota. Rinciannya; Denpasar 7 orang, Tabanan 5 orang, Badung 4 orang, Jembrana 2 orang, Karangasem 2 orang, Bangli, Klungkung dan Buleleng masing-masing 1 orang.

Sementara tambahan 1.111 orang positif tersebar di seluruh Bali. Dari jumlah itu, sekitar 50 persen (544 orang) disumbangkan Kota Denpasar. Kemudian 234 orang, Gianyar 75 orang, Buleleng 73 orang, Tabanan 55 orang, Bangli 44 orang, Klungkung 34 orang, Jembrana 27 orang, Karangasem 20 orang dan dari luar daerah Bali 4 orang.

Baca juga :  Ariandi Terpilih Jadi Ketum Kadin Bali

Di sisi lain, Kota Denpasar mencatatkan jumlah pasien sembuh terbanyak 390 orang. Disusul Badung 73 orang, Gianyar 63 orang, Buleleng 46 orang, Tabanan 29 orang, Jembrana 17 orang, Klungkung 12 orang, Bangli 10 orang, Karangasem 2 orang, dari luar daerah Bali 13 orang dan 1 orang WNA.

Secara kumulatif, kini kasus positif di Bali sampai Rabu (21/72021) berjumlah 64.007 orang (63.751 WNI dan 256 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 54.107 orang (84,53%) dengan rincian 53.870 WNI dan 237 WNA.

Kemudian kasus meninggal dunia bertambah 23 orang menjadi 1.840 orang (2,87%) dengan rincian 1.834 WNI dan 6 WNA. Selanjutnya kasus aktif (pasien dalam perawatan) bertambah 430 orang menjadi 8.060 orang (12,59%) dengan rincian 8.047 WNI dan 13 WNA.

Dalam upaya mempercepat penanganan pandemi, pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia.

Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 2.950.170 orang dan vaksin 2 sebanyak 784.002 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 3.860.100 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 331.692 dosis.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali. SE ini mulai berlaku pada hari Rabu (21/7/2021) sampai Minggu (25/7/2021).

Baca juga :  Ciptakan Pariwisata Denpasar Aman Covid-19, Disparda Terapkan Sertifikasi Protokol Kesehatan

Dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 11 Tahun 2021 ini diberlakukan beberapa kelonggaran untuk sektor essensial dan nonessensial, yaitu :

I. Sektor Nonessensial dapat beroperasi dengan karyawan yang bekerja dikantor/toko sebanyak 25%, lebih mengutamakan transaksi online, menerapkan protokol kesehatan sangat ketat, dan beroperasi sampai dengan pukul 21.00 Wita, (dalam Surat Edaran yang lama, sektor essensial tidak di izinkan beroperasi).

II. Kegiatan makan/minum di warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, dan lapak jajanan dapat beroperasi menerapkan protokol kesehatan sangat ketat, lebih mengutamakan delivery (layanan pesan antar), sampai dengan pukul 21.00 Wita.

III. Lampu-lampu penerangan jalan tidak dipadamkan. Lampu yang dipadamkan hanya ditempat-tempat yang potensial terjadi kerumunan, misalnya dilapangan Taman Kota, Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Lapangan Puputan Margarana, di Objek/Destinasi Wisata, dan lain-lain.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun dan mantaati aturan, serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.