DPRD NTB Setujui Kerja Sama Pemprov-University of Nottingham Inggris

GUBERNUR Zulkieflimansyah bersama Ketua DPRD Baiq Isvie Rupaeda saat menandatangani dokumen KUA/PPAS APBD Perubahan 2023. Foto: ist
GUBERNUR Zulkieflimansyah bersama Ketua DPRD Baiq Isvie Rupaeda saat menandatangani dokumen KUA/PPAS APBD Perubahan 2023. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MATARAM – DPRD Provinsi NTB akhirnya menyetujui jalinan kerja sama antara Pemprov NTB dengan University of Nottingham Inggris. Dalam sidang paripurna DPRD NTB yang dipimpin Ketua Baiq Isvie Rupaeda, mayoritas anggota DPRD yang hadir dalam sidang paripurna menyepakati kerja sama saling menguntungkan tersebut.

Meski demikian, sebelum pengambilan keputusan itu, didahului adanya surat masuk dari Komisi I DPRD NTB terkait kajian atas kerja sama dimaksud.  Surat masuk dibacakan Sekwan DPRD Surya Bahari usai diminta Ketua DPRD. Sekwan mengatakan, dasar Komisi I DPRD NTB melakukan pembahasan kerja sama adalah atas adanya surat Gubernur Zulkiefimansyah, bertanggal 14 Juni 2023, menyangkut permintaan persetujuan kerja sama dengan University of Nottingham Inggris.

Read More

Komisi I DPRD langsung melaksanakan rapat kerja dengan OPD terkait secara marathon tanggal 21 Agustus. Dari pembahasan itu, intinya Komisi I DPRD NTB menyetujui empat isu yang akan dikerjasamakan dengan Pemprov. ‘’Di antaranya,  pengelolaan kehutanan, sampah, pertambangan dan energi,’’ kata Surya Bahari dalam sidang paripurna DPRD, Kamis (7/9/2023).

Setelah melihat kajian dan surat yang dibacakan Sekwan, akhirnya Ketua DPRD NTB meminta para anggota DPRD yang hadir untuk menyetujuinya. ‘’Apakah kerja sama antara Pemprov NTB dan University of Nottingham Inggris dapat disetujui?’’ tanya Isvie.

Akhirnya, para anggota DPRD NTB dengan kompak menjawab “setuju”.

Kerja sama antara Pemprov NTB dengan University of Nottingham Inggris didahului dengan adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna menindaklanjuti Letter of Intent (LoI) dengan University of Nottingham Inggris yang telah disepakati kedua belah pihak pada bulan Februari 2023.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB, Julmansyah, mengatakan, dalam LoI yang disepakati sebelumnya, ada empat isu yang akan dikerjasamakan NTB dengan University of Nottingham yaitu masalah transisi energi, pengelolaan hutan, pengelolaan sampah dan sistem transportasi.

Kerja sama di bidang lingkungan ini mirip dengan kolaborasi yang selama ini dilaksanakan Pemprov NTB bersama dengan BOFA-Denmark melalui program Sustainable Iniatiative Island. Karena kerja sama dengan BOFA-Denmark sudah selesai, maka kolaborasi bersama University of Nottingham diharapkan akan meneruskan isu-isu bidang lingkungan.

Beberapa hal paling dibutuhkan oleh NTB dalam isu lingkungan yaitu fasilitasi peningkatan capasity building, mengirimkan SDM untuk short course di Kampus Nottingham hingga pelaksanaan riset-riset. ‘’Kerja sama ini akan menjadi payung atau kesempatan bagi NTB agar lebih kuat kolaborasi dengan Inggris di masa depan. Ke depannya Nottingham akan membangun kolaborasi yang lebih luas di NTB,’’ ujar Jumansyah.

Lebih lanjut ia mendaku, University of Nottingham akan bisa mengajak komunitas di Eropa dalam memperkuat komitmen isu-isu lingkungan di NTB. Hal ini akan memberikan dampak yang lebih luas bagi jejaring NTB dalam bidang lingkungan, transfer energi dan pendidikan. “Intinya Nottingham University mendukung kebijakan NTB NetZero Emission 2050,” tandas Julmansyah. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.