POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Ditunjuknya Kabupaten Karangasem sebagai tuan rumah penyelenggaraan cabang voli indoor dan voli pasir Porprov Bali 2025, mendapat dukungan penuh DPRD Karangasem. DPRD juga mendorong agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karangasem lebih banyak lagi mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, saat menerima audiensi pengurus KONI Karangasem, Kamis (22/5/2025).
Ketua KONI Karangasem, I Gede Suadi, menyampaikan, secara umum Karangasem sangat siap menjadi tuan rumah cabang voli indoor dan voli pasir Porprov Bali 2025. Untuk kesiapan voli indoor disebut hampir 85%. hanya menyisakan beberapa poin yang belum selesai. Misalnya lampu penerangan dalam GOR, dan ruang ganti pemain.
“Hasil verifikasi yang dilakukan tim Provinsi beberapa waktu lalu, untuk GOR sebagai lokasi pertandingan masih kurang lampu penerangan dan ruang ganti pemain,” jelasnya.
Terkait kesiapan lapangan voli pasir, sambungnya, disebut baru sampai 60%. Yang masih kurang yakni penyiapan pasir sebagai venue utama, karena untuk mencari pasir harus melakukan koordinasi lintas sektor. Pemkab Karangasem yang mesti melakukan koordinasi kembali karena mencari pasir pantai.
“Tuan rumah adalah Kabupaten Karangasem, kami bersama cabor, dalam hal ini PBVSI, selaku penyelenggara saja. Untuk voli pasir, standarnya kedalamannya mencapai 70 centimeter,” bebernya.
Wayan Suastika didampingi Wakil Ketua Kadek Weisya Kusmiadewi menyatakan sangat mendukung Karangasem menjadi tuan rumah Porprov maupun kejuaraan lainya. Apalagi, sebutnya, fasilitas berupa sarana cabor yang ada sudah cukup memadai. Dengan demikian ada baiknya agar bisa direbut sebagai tuan rumah lebih banyak lagi kejuaraan.
“Ini sekaligus sebagai promosi pariwisata, sehingga giat perekonomian berjalan. Tuan rumah bisa berjalan baik, sehingga perlu disiapkan dan tidak bisa mengatasnamakan KONI, karena tuan rumah itu Kabupaten, bukan KONI,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Kadek Weisya Kusmiadewi, yang minta agar KONI benar-benar memperhatikan dan melakukan pembinaan terhadap atlet. Selain itu, dia juga minta agar penggunaan anggaran agar transparan.
“Kami akan mendukung segala kegiatan dan upaya yang dilakukan oleh KONI, namun transparansi anggaran juga harus diperhatikan,” pesannya. nad






















