DPRD Badung Dipastikan Bertambah Jadi 45 Kursi, Anggaran Pilkada 2024 Meroket Jauh

  • Whatsapp
AUDIENSI jajaran komisioner KPU Badung bersama Sekda Badung dan OPD terkait di Puspem Badung, Senin (30/8/2021). Foto: ist
AUDIENSI jajaran komisioner KPU Badung bersama Sekda Badung dan OPD terkait di Puspem Badung, Senin (30/8/2021). Foto: ist

MANGUPURA – Ada kabar gembira bagi parpol dan para politisi di Badung, terutama yang berhasrat untuk menjadi anggota DPRD Badung. Jika saat ini kuota kursi hanya 40, pada Pemilu 2024 mendatang dipastikan bertambah menjadi 45 kursi. Kondisi itu sebagai konsekuensi pertambahan penduduk Kabupaten Badung yang kini mencapai angka 512 ribu lebih. Hal itu disampaikan Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta, usai audiensi dengan Sekda Badung, Senin (30/8/2021).

Lebih lanjut dipaparkan, pertemuan jajaran KPU Badung dengan Sekda Badung itu untuk menindaklanjuti surat KPU RI Nomor 754 terkait pendataan administrasi wilayah menyongsong Pemilu 2024. Penekanan surat itu yakni memastikan ada atau tidaknya pemekaran suatu kabupaten/kota terkait pendataan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2024.

Bacaan Lainnya

“KPU RI menginstruksi kami untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai pemekaran wilayah itu, dan tadi diterima Pak Sekda,” kata Kayun, sapaan akrabnya.

Kepada Sekda, Kayun menjamin kesiapan lembaganya menyambut Pemilu 2024, sekaligus mengabarkan rancangan anggaran yang dibutuhkan untuk Pilkada Serentak 2024. Sebab, dua sistem pemilihan politik, lokal dan nasional, itu akan dieksekusi pada tahun yang sama. Untuk Pilkada Badung 2024, jelasnya, KPU merancang anggaran senilai Rp46,138 miliar. Angka itu memang melesat jauh jika dibandingkan dengan anggaran Pilkada Badung 2020 yang “hanya” Rp29,2 miliar.

Baca juga :  Bondres Ramaikan Sosialisasi Pilkada Badung

Disinggung adanya disparitas anggaran sedemikian besar, Kayun berargumen kebutuhan anggaran Pilkada 2024 cukup banyak tersedot untuk fasilitasi penyediaan alat pelindung diri (APD). Sebab, Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 diasumsikan berlangsung dalam kondisi pandemi Covid-19 masih terjadi. Jika sebelumnya APD untuk Pilkada 2020 ditanggung APBN, pada Pilkada 2024 dibebankan kepada keuangan daerah.

“Selain APD, perlu juga diketahui akan ada penambahan TPS. Ini berarti ada konsekuensi dengan bertambahnya jumlah honor penyelenggara ad hoc. Prinsipnya, kami merancang anggaran dengan fokus kepada keselamatan penyelenggara dan pemilih di TPS. Soal berapa persentase penambahan untuk APD, itu belum kami hitung,” urai komisioner berpostur “kering” itu.

Hal lain yang dibahas hangat saat pertemuan, ungkapnya, terkait penambahan alokasi kursi di DPRD Badung. Pada saat audiensi itu, Sekda mengajak Kesbangpolinmas, Kabag Tapem dan Kadisdukcapil. Dari uraian Kadisdukcapil terkuat data penduduk Badung saat ini 512 ribu lebih. Mengacu Pasal 191 (2) huruf f Undang-Undang 7/2017 tentang Pemilu, dengan jumlah penduduk di atas 500 ribu maka alokasi kursi di DPRD menjadi 45 kursi.

“Pak Sekda menekankan, karena ada penambahan alokasi kursi, hal itu akan berpengaruh juga kepada penganggaran fasilitasi untuk anggota DPRD. Tapi kami tidak masuk ranah itu, karena bukan kewenangan kami sebagai penyelenggara pemilu,” ulasnya.

Yang menjadi titik fokus KPU, lugasnya, yakni Pemkab Badung dapat memastikan jumlah penduduk meski jumlah penduduk tidak linier dengan jumlah pemilih. Dia mendorong Disdukcapil agar data itu benar-benar akurat, sekalipun pendataan pemilih oleh KPU memiliki mekanisme berbeda. Jika misalnya dalam verifikasi lapangan warga yang terdata itu tidak ditemukan, maka KPU akan mencatatnya sebagai Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan dicoret dari daftar pemilih.

Baca juga :  21 Pelanggar Prokes Terjaring, 13 Orang Langsung Didenda

Karena alokasi kursi dipastikan bertambah, Kayun mendaku secepatnya berkoordinasi dengan parpol di Badung untuk membahas topik seksi ini, baik secara langsung maupun virtual. “Karena Badung dipastikan tidak ada pemekaran wilayah, berarti tidak ada juga penambahan dapil. Hal ini juga akan kami sampaikan saat pembahasan bersama rekan-rekan pengurus parpol nanti,” ucapnya memungkasi. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.