DPP Siapkan Plt Ketua Golkar NTB, Kepengurusan Suhaili-Rupaedah Berakhir

  • Whatsapp
GDE Sumarjaya Linggih dan HM Suhaili FT. Foto: rul
GDE Sumarjaya Linggih dan HM Suhaili FT. Foto: rul

MATARAM – DPP Partai Golkar memastikan tidak memperpanjang periode kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi NTB di bawah kepemimpinan HM Suhaili FT. Komposisi dan personalia struktur DPD Partai Golkar NTB masa bakti 2016-2021, sesuai hasil Musda IX, habis sejak 4 Februari 2021 lalu. SK kepengurusan duet Suhaili dengan Sekretaris Baiq Isvie Rupaedah ditandatangani pada 3 Februari 2016 silam.

Koordinator Wilayah (Korwil) DPP Partai Golkar, Bali dan Nusa Tenggara, Gde Sumarjaya Linggih, membenarkan bahwa masa bakti kepengurusan Suhaili dan Rupaedah telah selesai. “Jika mengacu ke SK, memang kepengurusan Pak Suhaili demisioner. Secara administrasi, sejak Kamis (4/2/2021) Golkar NTB lowong kepengurusannya,’’ kata politisi yang akrab disapa Demer itu melalui pesan tertulisnya, Sabtu (6/2/2021).

Bacaan Lainnya

Demer menegaskan, hingga kini belum ada arahan Airlangga hartarto selaku Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk memperpanjang kepengurusan Suhaili. Meski secara struktur lowong, dia mendaku roda organisasi partai dipastikan tetap berjalan. Sebab, secara aturan DPP masih memegang kendali terkait kelanjutan Golkar di NTB. “Sambil menunggu adanya penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) oleh Ketua Umum, kader Golkar di NTB bisa langsung berkoordinasi dengan DPP melalui Korwil DPP Golkar,” lugasnya.

Baca juga :  Anggota Parpol Jadi Komisioner Khianati Spirit Reformasi, Penyelenggara Jadi Barometer Pemilu Berintegritas

Sesuai peraturan organisasi, terangnya, pengisian kursi DPD Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota dilakukan melalui mekanisme Musda. Hanya saja, kewenangan kapan pelaksanaan musda tetap menjadi ranah Ketua Umum DPP Golkar. Menurutnya sangat mungkin Ketua dan Sekjen DPP Golkar menunjuk Plt Ketua DPD Golkar NTB, yang selanjutnya mempersiapkan pelaksanaan musda. Karena itu dia mengajak semua pihak menunggu, karena dia mengklaim sosok yang pantas memimpin sementara Golkar NTB sudah ada di pikiran Ketua Umum dan Sekjen DPP Golkar.

Terkait pernyataan Demer kini ada kekosongan administrasi di DPD Golkar NTB, sampai berita ini ditulis, Baiq Isvie Rupaedah belum memberi komentar.

Fungsionaris DPD Golkar NTB yang kini demisioner, Hasan Masat, mengaku belum tahu terkait keputusan DPP yang terbaru menyikapi habisnya masa bakti kepengurusan Suhaili. “Sampai hari ini saya pribadi juga enggak tahu siapa Plt yang ditunjuk DPP Golkar,” ucapnya.

Dalam pandangan Hasan, aturan partai sudah jelas, yakni ketika kepengurusan telah selesai dan pengurus berikutnya belum terbentuk, maka kewenangan diambil alih DPP. “Saya tegaskan tidak ada istilah status quo dalam kepengurusan di daerah. DPP yang punya peranan penuh terhadap kepengurusan partai di daerah,” serunya menegaskan. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.