Double Rekor, Bali Catat Kasus Harian Positif dan Meninggal Tertinggi Selama Pandemi

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, Selasa (13/7/2021), mencatatkan dua (double) rekor sekaligus yakni tambahan kasus harian terkonfirmasi positif dan kasus harian meninggal dunia yang jumlahnya tertinggi sejak pandemi, Maret 2020 lalu.

Sesuai data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali per Selasa (13/7/2021), terjadi lonjakan kasus meninggal dunia sebanyak 22 orang yang merupakan angka tertinggi (rekor baru) sejak pandemi melanda Bali. Rekor sebelumnya sebanyak 14 orang pada Senin (12/7/2021).

Bacaan Lainnya

Dari 22 pasien yang tutup usia itu, Denpasar mencatatkan jumlah terbanyak 9 orang yang sekaligus juga rekor kematian tertinggi di ibu kota provinsi Bali itu. Kemudian Badung 3 orang, Tabanan juga 3 orang, Karangasem 2 orang, Buleleng 2 orang, Jembrana, Gianyar dan Klungkung masing-masing 1 orang.

Sementara tambahan kasus harian positif juga menjadi rekor terbanyak (tertinggi) yakni 723 orang (617 orang melalui Transmisi Lokal, 98 PPDN dan 8 PPLN). Angka ini melampoui jumlah sebelumnya yakni sebanyak 678 orang yang terjadi pada Sabtu (10/7/2021) lalu.

Ke-723 yang terpapar covid-19 tersebut, tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali, dimana Kota Denpasar menjadi penyumbang terbanyak 277 orang. Kemudian Kabupaten Buleleng melonjak sebanyak 134 orang, Badung 116 orang, Tabanan 63 orang, Gianyar 45 orang, Jembrana 32 orang, Klungkung 21 orang, Karangasem 13 orang dan Bangli 9 orang. Sementara dari daerah luar Bali tercatat 11 orang dan 1 orang WNA.

Baca juga :  Negatif Corona, Tiga PMI Selesai Dikarantina Mandiri

Kabar baiknya, di hari yang sama sebanyak 358 pasien covid-19 di Bali juga sudah dinyatakan sembuh. Dari jumlah itu, Denpasar mencatatkan jumlah terbanyak yakni 114 orang. Disusul Kabupaten Gianyar 55 orang, Badung 51 orang, Buleleng 43 orang, Jembrana 30 orang, Tabanan 22 orang, Klungkung 5 orang, Bangli 2 orang, Karangasem 1 orang, daerah lain luar Bali 31 orang dan WNA 4 orang

Dengan demikian secara kumulatif, kasus positif di Bali sampai Selasa (13/72021) berjumlah 56.697 orang (56.444 WNI dan 253 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 50.094 orang (88,35%) sudah sembuh dengan rincian 49.884 WNI dan 210 WNA.

Sementara kasus meninggal bertambah 22 orang menjadi 1.670 orang (2,95%) dengan rincian 1.664 WNI dan 6 WNA. Sedangkan kasus aktif (pasien dalam perawatan) bertambah 343 orang menjadi 4.933 orang (8,70%) dengan rincian 4.896 WNI dan 37 WNA, yang tersebar di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan Wisma Bima.

Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 2.649.046 orang dan vaksin 2 sebanyak 767.381 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 3.812.020 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 480.193 dosis.

Dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku mulai Sabtu (3/7/2021), sampai dengan Selasa (20/7/2021).

Baca juga :  Kesembuhan Pasien Corona di Buleleng Meningkat

Dengan berlakunya Edaran ini, Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.