Peselancar Rio Waida Matangkan Persiapan di Pantai Legian sebelum Terbang ke Jepang

  • Whatsapp
PESELANCAR Indonesia Rio Waida saat melakukan latihan di Pantai Legian, Badung, Bali. foto: antaranews

MANGUPURA – Peselancar Indonesia Rio Waida terus mematangkan persiapannya di Bali, sebelum dia terbang ke Jepang mengikuti ajang Olimpiade Tokyo 2020, akhir Juli. “Persiapan saya saat ini sangat bagus, setiap hari berlatih dan badan saya juga sehat dan fit,” kata Rio Waida, Selasa (13/7/2021).

Rio Waida setiap hari melakukan latihan di Pantai Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali bersama atlet tim surfing Indonesia lainnya yaitu I Ketut Agus Aditya Putra guna memantapkan persiapan sebelum berangkat ke Jepang pada 17 Juli mendatang.

Bacaan Lainnya

Pada Olimpiade Tokyo, tim surfing Indonesia mengirimkan dua orang atletnya yaitu Rio Waida yang telah dinyatakan lolos kualifikasi serta I Ketut Agus Aditya Putra sebagai atlet alternate atau atlet pengganti yang memiliki kemungkinan berlaga apabila ada atlet lain yang telah lolos kualifikasi namun tidak dapat bertanding karena sakit atau mengalami cedera.

“Sebentar lagi sudah akan berangkat menuju Olimpiade, pagi saya latihan di pantai dan sore latihan di gym. Saya harus tetap fokus dalam latihan dan fokus juga agar tidak mengalami cedera,” kata Rio Waida menambahkan.

Rio menambahkan, untuk persiapan dirinya akan fokus untuk berlatih di ombak yang kecil karena nantinya diperkirakan ombak yang ada di perairan Jepang saat Olimpiade akan memiliki karakter yang kecil dan pendek. “Kesulitan ombak kecil itu biasanya bagi peselancar gerakannya nanti tidak semudah di ombak yang besar karena ombaknya tidak ada tenaga,” katanya menegaskan.

Baca juga :  Penanganan Corona Jadi Topik Rapat Virtual Perdana “Kabinet” Sugawa Korry

Meski tantangan yang dihadapi bakal tidak mudah, Rio Waida menegaskan pada kejuaraan olahraga multi event terbesar di dunia itu dirinya berharap mampu memberikan yang terbaik dan menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia. “Targetnya tentu saja emas. Persaingan memang ketat, semua atletnya bagus. Tapi saya optimis dan fokus terhadap persiapan diri saya sendiri,” ujar Rio, seperti dilansir dari antaranews.

Sementara itu, pelatih Tim Surfing Indonesia Tipi Jabrik menjelaskan, saat ini persiapan dan kondisi Rio Waida sangat prima dan gerakan-gerakannya di Pantai Legian saat melakukan latihan sudah mendekati sempurna.

“Kami sangat yakin dengan kondisi dan kesiapan Rio Waida. Keadaan fisiknya sangat baik, equipment yang digunakan kami lihat itu juga sudah sangat menyatu dengan permainannya Rio,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi ombak kecil di Jepang yang diperkirakan terjadi saat Olimpiade nanti, sebenarnya juga bukan merupakan kondisi yang tidak menguntungkan bagi Rio Waida.

“Karena menurut kami, Rio itu memiliki kemampuan yang bagus mulai dari ombak kecil, ombak menengah sampai ombak yang besar. Rio juga memiliki kelebihan yaitu kecepatannya di ombak kecil. Jadi kami cukup yakin, meskipun nanti di sana ombaknya kecil,” katanya menambahkan.

Tipi Jabrik menambahkan, persaingan cabang olahraga surfing di level Olimpiade memang sangat ketat. Namun menurutnya, dalam surfing semua atlet memiliki kesempatan yang sama dan sangat bergantung pada kondisi alam.

Baca juga :  Badung Targetkan Zona Hijau dengan PPKM Skala Mikro Tahap II

“50 persen dari atlet, 50 persen dari alam. Kalau alam bilang Rio menang, maka dia juara, tapi kalau alam bilang Rio kalah kita tidak bisa apa-apa. Ada atau tidaknya ombak pada saat hit Rio itu alam yang menentukan. Kami sangat berharap dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, mudah-mudahan kami bisa membawa pulang medali,” pungkas Tipi Jabrik. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.