Disdikpora Denpasar Minta Sekolah Perketat Keamanan

  • Whatsapp
TANGKAPAN layar CCTV saat maling beraksi di SMP PGRI 7 Denpasar. Walhasil 17 unit laptop dibawa kabur. Foto: ist
TANGKAPAN layar CCTV saat maling beraksi di SMP PGRI 7 Denpasar. Walhasil 17 unit laptop dibawa kabur. Foto: ist

DENPASAR – Belakangan ini di tengah perhatian banyak orang tertuju pada penyebaran virus Corona, kawanan maling justru memanfaatkan situasi tersebut untuk menjalankan aksinya menyasar sekolah-sekolah. Setidaknya tindak kriminal itu telah merugikan SDN 14 Desa Dangin Puri, Jalan Surapati Nomor 6, Denpasar Timur, dan SMP PGRI 7 Denpasar di Jalan Waturenggong 17 Gg XVII, Panjer, Denpasar Selatan.

Maraknya kasus sekolah dibobol maling, membuat Dinas Pendidikan, kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar geram. Betapa tidak, maling sering mengambil peralatan elektronik seperti laptop yang berisi data penting sekolah.

Bacaan Lainnya

Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan, mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa SMP PGRI 7 Denpasar.  Ia berharap pihak kepolisian segera bisa mengungkap aksi pencurian ini.

Di sisi lain, ia mengatakan keamanan di sekolah murni merupakan tanggung jawab sekolah dan mengingatkan sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan. Peningkatan keamanan harus jadi prioritas. ‘’Pihak sekolah harus lebih waspada dan ditingkatkan kerja petugas keamanannya,’’ kata Gunawan, Senin (27/4/2020).

Untuk meningkatkan keamanan sekolah, ia meminta agar setiap sekolah memasang teralis jendela. Gunawan juga mengimbau agar pintu-pintunya diberi kunci ganda serta menyimpan barang-barang berharga ke dalam lemari jika masih memungkinkan dengan keamanan yang ekstra.

Baca juga :  Jadwal dan Sirkuit MotoGP 2021, Mandalika Berstatus ''Reserve Venue''

Gunawan juga meminta agar sekolah menempatkan petugas untuk melaksanakan jaga malam. Hal tersebut ditujukan agar keamanan sekolah terus terjaga, terlebih diwaktu malam hari yang menjadi waktu beraksi pelaku kejahatan. ‘’Melaksanakan koordinasi dengan masyarakat sekitar sekolah dan kepolisian dalam upaya pengamanan lingkungan sekolah,’’ ujarnya.

Sebelumnya, kawanan maling membobol SMP PGRI 7 Denpasar. Setidaknya 17 unit laptop hilang masing-masing sembilan laptop merk Lenovo, satu laptop merk Toshiba, dan tujuh laptop merk Asus. Kerugiannya mencapai kurang lebih Rp60 juta lebih. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.