POSMERDEKA COM, DENPASAR – Tim Kami Sayang Mental Kami (KASAMI) SMPN 3 Denpasar menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Mereka berhasil meraih medali emas dalam ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2026, yang berlangsung di World Trade Center, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 9-11 April 2026.
Dalam kompetisi bergengsi ini, Tim KASAMI SMPN 3 Denpasar berkompetisi dalam kategori health care dengan penelitian “MINDORA: An Interactive Digital Check-Up Application Prototype For Monitoring and Supporting Adolescent Emotional Wellbein”.
MINDORA merupakan prototipe skrining kesehatan mental untuk membantu remaja mengetahui tingkat kecemasan, stres, dan depresi. Prototipe ini juga menyediakan informasi tentang 5 jenis gangguan kesehatan mental dan diary untuk remaja mencurahkan isi hatinya.
Prestasi luar biasa ini diraih berkat kerja keras tujuh siswa berbakat, yaitu ketua tim, Nindita Adistakanta dengan anggota tim Made Windasari Agistya Putri, Made Kirana Gawitri, Komang Saguna Putra Nurjaya, Komang Berlian Holdenia, Putu Defika Asha Joghoan, dan Putu Nirwan Baskara Jayakarta.
Keberhasilan tim tidak lepas dari bimbingan para guru pembimbing yang turut berkontribusi besar dalam penelitian ini. Adalah Putu Sri Utami Dewi, S.Pd., M.Pd. “Kami tim KASAMI (Kami Sayang Mental Kami) membuat prototipe aplikasi untuk mendukung dan monitoring kesehatan mental remaja dikarenakan banyaknya kasus yang mengarah kepada kesehatan mental sehingga kami berinisiatif untuk mendukung remaja terhindar dari permasalahan kesehatan mental,” ujar Nindita Adistakanta.
Ia menjelaskan, prototipe ini memiliki 5 fitur yaitu: Mental Education untuk mengedukasi terkait 5 masalah kesehatan mental seperti Depresi, Stress, Anxiety, Insomnia, dan Insecurity. Mental Check Up terdiri dari 10 pertanyaan berdasarkan DASS-10 modul untuk mengukur tingkat stress, depresi, dan anxiety.
Berikutnya, Digital Diary fitur yang memberikan remaja kesempatan untuk mengetik terkait keseharian ataupun masalah yang dapat dilihat kembali. Daily Reflection, format yang menanyakan pengguna tentang sesuatu yang harus di refleksikan pada hari tersebut. Dan, Mental Support fitur yang mendukung pengguna secara verbal dengan kata kata motivasi.
“Prototipe aplikasi ini bukan untuk menggantikan diagnosis medis tetapi untuk skrining awal untuk membuat remaja lebih waspada terhadap kondisi kesehatan mental mereka,” sebutnya.
Raihan medali di ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 menjadi pencapaian luar biasa bagi SMPN 3 Denpasar. “Inovasi mereka tidak hanya memenangkan kompetisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berkreasi dan berinovasi,” ujar Kepala SMPN 3 Denpasar, Ni Nengah Sujani, yang sangat mengapresiasi raihan prestasi anak didiknya.
Sujani menambahkan, prestasi ini tidak hanya membanggakan SMPN 3 Denpasar, tetapi juga membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Ia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan penuh.
Menanggapi prestasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, memberikan apresiasi tinggi kepada Tim KASAMI SMPN 3 Denpasar. Ia berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi sekolah lain di Kota Denpasar untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi siswa.
“Keberhasilan SMPN 3 Denpasar di MTE 2026 juga membuka peluang lebih besar bagi sekolah lain untuk turut serta dalam ajang serupa di masa depan. Serta, menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” tandasnya. tra kampungbet kampungbet kampungbet kampungbet
























