Dikabarkan Hengkang dari Gerindra, Mori Deklarasi Siap Bersaing ke DPR RI

FOTO Mori Hanafi yang bertebaran di medsos terkait majunya sebagai caleg DPR RI pada Pemilu 2024. Foto: ist

MATARAM – Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, menyampaikan secara terbuka bahwa pada Pemilu 2024 dia akan bersaing untuk ke DPR RI dari Dapil NTB Pulau Sumbawa. Mori menyebut keputusan itu diambil setelah melalui pertimbangan dan kalkulasi politik yang cukup matang. Hal itu disampaikan, Senin (5/12/2022).

Sejumlah stiker dirinya sebagai bakal calon anggota DPR RI di Dapil NTB I bertebaran di sejumlah WhatsApp Grup. Namun, anehnya, dalam stiker tersebut tidak menampilkan dia akan mencalonkan diri lewat partai apa. Hanya, saat ini Mori masih tercatat sebagai anggota DPRD NTB dari Fraksi Partai Gerindra.

Read More

Ditanya terkait dengan partai yang akan menjadi kendaraan politik menuju Senayan, Mori beralasan belum bisa menyampaikan untuk sementara ini. “Tunggu dulu, sabar ya, Insya Allah dalam satu bulan ini (partai) sudah clear (jelas),” janjinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sampai sejauh ini Mori dipastikan tidak akan maju lagi lewat Gerindra. Hal itu terjadi setelah hubungannya dengan elite Gerindra NTB makin memburuk pada akhir-akhir ini. Mori kabarnya akan maju lewat Partai Nasdem, dan di tempat lain terdengar Mori juga sangat kencang sudah dicalonkan oleh Partai Golkar.

Dimintai tanggapan terkait hal ini, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra NTB Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Sudirsah Sujanto, mengaku juga sudah mendengar kabar terkait langkah Mori positif akan maju ke DPR RI dari Dapil Pulau Sumbawa.

Tetapi, Sudirsah belum mengetahui Mori akan maju lewat partai mana. Sebab, sampai sejauh ini dia belum ada komunikasi sama sekali dengan Mori selaku kader Gerindra. “Ya kita sudah lihat, dan dengar kalau Pak Mori mau maju ke DPR RI. Tapi dia lewat partai mana, kami belum tahu,” sahut Sudirsah.

Menurut Sudirsah, sampai saat ini Mori tidak pernah konfirmasi akan mengambil formulir pendaftaran bacaleg di Gerindra. Tapi dia juga tidak ingin buru-buru menyimpulkan Mori akan maju menggunakan partai lain, setidaknya sampai masa pendaftaran bacaleg Gerindra ditutup.

Pendaftaran bacaleg dibuka dari 10 November sampai 10 Desember 2022, dan Mori belum mengambil berkas pendaftaran di Gerindra. “Nanti kita lihat kalau sudah kami tutup pendaftaran dan beliau tidak mengambil berkas pendaftaran, berarti kan sudah jelas dia tidak nyaleg ke DPR RI lewat Partai Gerindra. Berarti lewat partai lain,” urainya.

Setelah tanggal 10 Desember, imbuhnya, baru Gerindra akan mengambil sikap tegas terhadap Mori, yakni dengan ancaman memecat Mori dari keanggotaan partai dan sekaligus sebagai anggota DPRD NTB.

“Setelah tanggal 10 itulah akan terang semuanya, dan tentu kami akan mengambil sikap. Karena bagi anggota DPRD Gerindra yang kemudian maju lewat partai lain, kan jelas aturannya, tidak perlu saya jabarkan lebih detail apa-apa konsekuensinya,” paparnya menandaskan. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.