GIANYAR – Akibat guyuran hujan dalam beberapa hari ini, menyebabkan bencana di Ubud, Gianyar. Tembok pembatas bagian barat SMPN 1 Ubud jebol, menutupi badan jalan menuju Jalan Bisma Ubud, serta menimpa mobil Grand Max warna putih nopol DK 8812 BA, Selasa (18/10/2022) sekira pukul 13.35 Wita.
Berdasarkan pantauan di lapangan, akses jalan menuju Jalan Bisma dan sebaliknya menuju Ubud tertutup oleh bahan material tembok yang jebol. Mobil Grand Max tersebut mengalami kerusakan pada bagian pintu depan kanan, body samping kanan, bagian depan, dengan kerugian materiil diperkirakan sebesar Rp25.000.000.
Untuk mengatasi kemacetan, jajaran Polsek Ubud melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian, pengaturan lalu lintas pada titik simpul kemacetan seperti simpang Musium Antonio Blanco Ubud, simpang Catus Pata Ubud, simpang BPD Ubud, simpang Pengosekan, simpang Nyuh Kuning, dan Jalan Pengosekan menuju Nyuh kuning yang tergenang air, simpang Patung Arjuna Jalan Raya Ambengan.
Di lokasi kejadian, nampak tim gabungan Polsek Ubud, BPBD dan Damkar Kabupaten Gianyar, melakukan pembersihan bahan material tembok SMPN 1 Ubud yang jebol, serta memindahkan kendaraan roda empat yang terjebak dan tertimpa reruntuhan bahan meterial tebok SMPN 1 Ubud.
Kapolsek Ubud, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. ‘’Saat ini (kemarin) tim dari Polsek Ubud, BPBD dan Damkar Kabupaten Gianyar masih melaksanakan pemindahan dan pembersihan material yang menutupi Jalan,’’ ujar Kapolsek seraya meminta masyarakat pengguna Jalan Raya Ubud untuk mencari jalan alternatif guna menghindari kemacetan. adi
























