Di Masa Pandemi Covid-19, SMAN 2 Denpasar Bertabur Bintang Prestasi Akhiri 2020

  • Whatsapp
KEPALA SMAN 2 Denpasar, Ida Bagus Sueta Manuaba, serta siswa yang sukses mengukir prestasi juara internasional. Foto: ist
KEPALA SMAN 2 Denpasar, Ida Bagus Sueta Manuaba, serta siswa yang sukses mengukir prestasi juara internasional. Foto: ist

DENPASAR – SMAN 2 Denpasar mengakhiri tahun 2020 dengan manis. Resman—sebutan SMAN 2 Denpasar–bertaburan bintang prestasi. Dalam kurun waktu enam bulan di masa pandemi Covid-19, puluhan siswa sukses mengukir prestasi internasional, nasional, provinsi dan kota.

Di ajang internasional, meraih 1 medali emas dan 1 medali perak dari  ajang International Young Inventors Award (IYIA 2020) setelah bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai negara di berbagai belahan dunia. Lomba tahunan yang ditujukan untuk para peneliti muda ini diselenggarakan oleh Indonesia Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA).

Bacaan Lainnya

Prestasi medali emas dipersembahkan lewat hasil penelitian “Rich Jacket” oleh Kadek Diah Lestari Kencana, Gede Sukma Arianta, Luh Widhya Hemaserlinda, Kadek Sista Pradnya Pramita, dan Ni Kadek Tata Pebriani lewat. Berikutnya medali perak dari hasil penelitian “Antibacterial Spray Hand Sanitizer from Gardn Balsam Flower (Impatiens balsamina) and Lemonggrass) oleh Ni Made Astri Purni Nareswari. Serta 1 medali perak lagi di lomba kewirausahaan “Jacket Multifungsi” se-Asia Fasifik di Guam Afrika dipersembahkan oleh Ni Komang Ayu Ariasih, Adelia Putri Adnyana, Ni Nengah Akina, dan Sarah Fergy Naumi Simanjuntak.

Baca juga :  Dokter Reisa: Menjalani Rapid Test, Tidak Sama dengan Karantina

Sementara prestasi nasional di antaranya, meraih juara 1 speech contest di Elizabeth Internasional atas nama Kaythline Priscilla Putri Maharani. Juara 1 lomba speech contest di Universitas Brawijaya atas nama Ni Made Djayantari.

Juara 2 Infographic Competition Acaturial Fair 2020 Universitas Padjajaran atas nama Made Nisa Rahayu Ananda Suwendra. Dan, The Champion Speech Contest di Lampung atas nama Desak Nyoman Kiara Tristantiana Suadi.

Kepala SMAN 2 Denpasar, Drs. Ida Bagus Sueta Manuaba, M.Pd., mengaku bangga dengan prestasi para siswa yang telah mengharumkan nama SMAN 2 Denpasar di ajang internasional, nasional, provinsi dan kota. Ia memberikan selamat untuk siswa dan guru baik guru pendamping maupun guru pembimbing. “Semoga di kesempatan berikutnya siswa SMAN 2 Denpasar dapat mendulang medali  lebih  banyak lagi,” ujar Ida Bagus Sueta Manuaba, Kamis (17/12/2020).

Ia menyebutkan, dalam enam bulan terakhir di masa pandemi ada 43 siswa berprestasi di tingkat internasional, nasional, provinsi, dan kota. Di ajang internasional ada tiga prestasi, di nasional empat prestasi, provinsi tiga prestasi dan tingkat kota denpasar tiga prestasi, baik beregu maupun perorangan yang diselenggarakan secara virtual. Prestasi ini menjadi kado terindah Hari Guru Nasional 2020 dan akhir tahun 2020.

Prestasi ini membuktikan, siswa Resman tetap semangat, tetap tampil berkualitas dan berprestasi termasuk saat pandemi Covid-19. Ini ia sebut kerja sama yang baik antara sekolah dan orangtua yang sangat dibutuhkan untuk membimbing siswa dalam belajar di masa pandemi Covid-19.

Baca juga :  Merangkul Seteru, Mendinginkan Sekutu, Tantangan Golkar Era Sugawa Rimbunkan Beringin (Lagi)

Ida Bagus Sueta Manuaba didampingi Wakasek Humas Dra. Tri Sulistyaningsih, M.Pd.; Wakasek Kurikulum, I Nengah Mardana, S.Pd.; Wakasek Kesiswaan, Kadek Oka Satria Wibawa, S.Or.; dan Wakasek Sarpras, Ni Wayan Rustini, S.Pd., M.Pd., berterima kasih selama pandemi Covid-19, anak-anak mendapat pelayanan terbaik dari para guru. Orangtua memberi dukungan moril dan finansial serta setia menjadi pendamping anak-anak belajar secara daring di rumah serta semua warga Resman menjalankan prokes secara disiplin. Ia pun berpesan terus belajar dan belajar tanpa henti.

Meningkatkan prestasi siswa, sambung Ida Bagus Sueta Manuaba, Resman komitmen meningkatkan kualitas guru. Mereka adalah kunci PBM dan pendidikan berkualitas. Fungsi dan peran guru, kata dia, tak bisa digantikan oleh teknologi dan robot. Makanya, ia berharap pemerintah mengangkat guru ASN dengan memprioritaskan pengangkatan guru kontrak yang selama ini digaji lewat dana komite.

‘’Di SMAN 2 Denpasar, dari 69 guru, hanya 36 guru berstatus PNS, sementara 33 guru adalah non PNS,’’ sebut Ida Bagus Sueta Manuaba. Resman, kata Ida Bagus Sueta Manuaba, siap merealisasikan rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya dilakukan pada Januari 2021. Tentu, dalam PTM itu sekolah akan menerapkan protokol kesehatan dan menyiagakan Satgas Covid-19. Sekolah telah menyiapkan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, masker, face shield, dan pengukur suhu. Dalam pembelajaran tatap muka nanti, tempat duduk siswa akan diatur sesuai prokes. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Komentar