Di Badung, Korban PHK Disiapkan Insentif Rp600 Ribu Per Orang

  • Whatsapp
Ilustrasi. Foto: net
Ilustrasi. Foto: net

MANGUPURA – Rencana pemberian insentif kepada pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan akibat pandemi Covid-19 belum juga rampung. Namun demikian, besaran insentif yang akan diberikan untuk warga ber-KTP Badung ini Rp600 ribu per orang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinaker) Kabupaten Badung, Ida Bagus Oka Dirga, mengatakan, masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terkait pemberian insentif tersebut. “Mungkin besok (hari ini) sudah selesai juklak dan juknis. Baru setelah itu kami akan bawa ke pimpinan,” ujarnya, Minggu (3/5/2020).

Bacaan Lainnya

Meski begitu, Oka Dirga tak menyangkal jika penerima bantuan merupakan pekerja yang ber-KTP Badung. “Bantuan ini untuk pekerja yang ber-KTP Badung. Untuk sementara dari data yang masuk, pekerja asli Badung yang kena PHK sebanyak 84 orang dan 7.603 yang dirumahkan,” terang mantan Kabag Umum Setda Badung ini.

Untuk besaran insentif yang akan diberikan kepada para pekerja yang kena PHK dan dirumahkan, menurut Oka Dirga, belum diputuskan. Namun, besarannya kisaran Rp600 ribu per orang. “Lebih pastinya nanti akan disampaikan oleh pimpinan. Mohon nanti juga dibantu menyosialisasikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Baca juga :  Perajin di Tampaksiring Tak Terpengaruh Corona

Disinggung total keseluruhan pekerja di Badung yang kena PHK, birokrat asal Desa Taman, Kecamatan Abiansemal itu mengungkapkan sebanyak 996 orang. Sementara yang sudah dirumahkan sebanyak 36.775 orang. Mereka berasal dari 464 perusahaan yang tercatat di Badung. 020

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.