POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Untuk deteksi dini dan antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, khususnya di lingkungan sekolah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gianyar bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar, dan Polres Gianyar, melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba serta tes urine dari 8-18 Desember 2025. Sosialisasi dilaksanakan di SMAN 1 Gianyar, SMAN 1 Blahbatuh, SMAN 1 Sukawati, SMAN 1 Tegallalang, SMAN 1 Tampaksiring, SMAN 1 Ubud dan SMAN 1 Payangan, diikuti 450 pelajar.
Berdasarkan hasil tes urine, seluruh pelajar yang mengikuti kegiatan dinyatakan negatif dan tidak terindikasi penyalahgunaan narkotika. Hal ini menjadi indikator positif bahwa upaya pencegahan selama ini berjalan dengan baik.
Sekda Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, yang turut mengikuti sosialisasi, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. “Kegiatan deteksi dini seperti ini sangat penting sebagai langkah preventif, sekaligus bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bersih dari narkoba,” ujarnya.
Dia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari sekolah, orangtua, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNNK Gianyar, Sudirman, juga mengapresiasi peran aktif Kesbangpol Gianyar dan Polres Gianyar serta pihak sekolah. “Hasil tes urine yang seluruhnya negatif merupakan kabar baik, tapi tetap perlu diiringi dengan upaya pencegahan berkelanjutan melalui edukasi, pembinaan, dan pengawasan bersama,” pesannya.
Melalui dari kegiatan ini, dia berharap para pelajar semakin memahami bahaya penyalahgunaan narkoba, serta memiliki ketahanan diri untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Selain itu, diharap mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
Kesbangpol Gianyar, Komang Alit Adnyana, juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, dan menjangkau lebih banyak sekolah. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BNN, kepolisian, dan pihak sekolah, diharapkan Kabupaten Gianyar dapat mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba. “Serta mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi,” tandasnya. adi























