POSMERDEKA.COM, DENPASAR – SMP Sapta Andika Denpasar akan melaksanakan tes untuk mengetahui arah bakat dan minat siswa. Ini adalah langkah yang diambil sekolah untuk membantu peserta didik menjelajahi berbagai jalur karier dan memperkuat pengembangan pribadi peserta didik. Asesmen Bakat dan Minat (ABM) yang akan diikuti seluruh siswa dari kelas 7-9 pada tanggal 26 Mei mendatang.
Kepala SMP Sapta Andika, I Gede Eka Nuryada, S.T., M.Pd., mengatakan, penting bagi siswa mengikuti tes ini, sebagai gambaran mengenai bakat dan minat di masa depan. Termasuk menjadi acuan penentu jurusan yang akan diambil setelah lulus dari SMP Sapta Andika Denpasar.
‘’ABM adalah langkah penting dalam membantu peserta didik kami menemukan potensi dan minat mereka. Kami percaya bahwa setiap peserta didik memiliki keunikan dan potensi yang berbeda-beda, dan ABM memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengeksplorasi dan mengembangkan diri mereka dengan lebih baik. Hasilnya tes ini bisa menggambarkan bidang keahlian yang tepat untuk siswa, sehingga memunculkan motivasi dan kenyamanan dalam proses pembelajaran,’’ ujarnya pada Kamis (22/5/2025).
Ia mengatakan, ABM ini diselenggarakan mandiri oleh SMP Sapta Andika Denpasar, dan satu-satunya satuan pendidikan jenjang sekolah menengah pertama di Denpasar menyelenggarakan ABM. Setiap peserta ABM akan mendapatkan laporan individu hasil asesmen, sehingga siswa SMP Sapta Andika Denpasar pada semester 2 ini akan mendapatkan tiga rapor, yakni rapor intrakurikuler dan rapor projek (e-rapor) dari Kementerian dan rapor ABM.
Lebih jauh dikatakan Eka Nuryada, ABM ini bertujuan memberikan informasi ke siswa, sekolah, ataupun orang tua mengenai potensi siswa tersebut pada bidang-bidang khusus berdasarkan aspek yang diukur. Dengan begitu diharapkan dapat membuat arah pengembangan dirinya secara lebih jelas dan terencana.
‘’Sehingga memberikan insight pada siswa agar dapat memprediksi kemampuannya untuk melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau memilih bekerja pada bidang tertentu yang menjadi minat,’’ ujarnya, sembari mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan pelaksanaan ABM menggunakan sistem TIK yang sudah ada di sekolah.
Waka Kurikulum SMP Sapta Andika Denpasar, Anak Agung Sagung Istri Putra Pradnyadari; didampingi guru BK Putu Leineke Aghet Thaniasari, menjelaskan secara teknis pelaksanaan ABM. Pradnyadari menjabarkan bahwa ABM merupakan tes yang berfungsi mendeteksi bakat yang dimiliki seseorang dan kecenderungan minatnya.
Bakat dan minat peserta didik ini akan dipetakan berdasarkan sejumlah aspek yang terukur. ABM tidak sama dengan tes prestasi yang mengukur level kemampuan akademik. Sebab, ABM tidak dirancang mengikuti silabus mata pelajaran tertentu. Kualitas jawaban dalam ABM akan bergantung pada daya nalar peserta tes.
Tes bakat dan minat terdiri atas 140 butir soal yang harus dikerjakan maksimal selama 120 menit. Terdapat 14 item ABM meliputi keagamaan, matematika, IPA, IPS, Bahasa dan budaya, teknologi dan rekayasa, TIK, Kesehatan, agrobisnis dan agroteknologi, perikanan dan kelautan, pariwisata, seni dan kerajinan, serta keolahragaan.
Setiap peserta ABM akan mendapatkan laporan individu hasil asesmen yang berisi rekomendasi. Rapor ABM akan disampaikan kepada murid, sekolah, dan orang tua/wali sehingga bisa menjadi petunjuk untuk pengembangan diri setiap peserta didik.
‘’Dengan adanya petunjuk yang jelas, proses pengembangan diri peserta didik akan lebih terarah dan terencana. Hasil Asesmen Bakat dan Minat dapat membantu peserta didik saat akan memilih jenjang pendidikan yang lebih tinggi (semisal melanjutkan SMA/SMK maupun kuliah) yang tepat atau mengembangkan potensi di lingkungan dan situasi baru,’’ pungkasnya. tra






















